Tolak Pelantikan Kepala Kampung, Ribuan Warga Padati Halaman Eme Neme Yauware

Bagikan Bagikan
Ribuan warga yang berkumpul di halaman Graha Eme Neme Yauware menolak pelantikan 133 Kepala Kampung (Foto: SAPA/Salma)

SAPA (TIMIKA) - Pelantikan 133 Kepala Kampung se-Kabupaten Mimika diwarnai aksi unjuk rasa penolakan oleh ribuan warga yang berkumpul memadati halaman Graha Eme Neme Yauware, Senin (24/2/2020).

Pantauan Salam Papua, ribuan warga yang datang dari berbagai kampung itu meminta agar pelantikan 133 Kepala Kampung dibatalkan lantaran adanya kejanggalan atau perubahan pada hasil pemilihan yang telah dilaksanakan sejak 13 Desember 2019 lalu.

Thomas Wenda, Kepala Kampung Terpilih Bintang Biru Distrik Kwamki Narama meminta agar prosedur Pemilihan Kepala Kampung sesuai aturan Undang-Undang.

Diantaranya UU Nomor 2 tahun 2014 tentang desa, Peraturan Pemerintah Nomor 72 Tahun 2005, Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2014 Tentang Peraturan Peaksanaan Undang-Undang Nomor 6.


Akibat unjuk rasa tersebut, proses pelantikan 133 Kepala Kampung yang dijadwalkan berlangsung pukul 09.00 WIT terpaksa harus molor sampai saat ini.

Sementara itu, Kapolsek Mimika Baru (Miru) Kompol Sarajju kepada massa mengatakan, pihak kepolisian menjamin keamanan kepada seluruh distrik yang ada. Sehingga permasalahan bisa diselesaikan dengan baik tanpa mempengaruhi situasi kamtibmas yang sudah mulai kondusif.

"Jangan sampai proses pemilihan Kepala Kampung menjadi ajang pertikaian kembali. Gunakan kecerdasan menghadapi persoalan yang ada," ujarnya. (Salma)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar