Bupati Mimika Instruksikan, Mulai Besok Transportasi Penumpang Di Bandara dan Pelabuhan Poumako Ditutup Sementara

Bagikan Bagikan
Bupati Mimika, Eltinus  Omaleng. (Foto: SAPA/Jefri Manehat)

Wabup Minta Masyarakat Tidak Panik

SAPA (TIMIKA) - Bupati Mimika Eltinus Omaleng, mengeluarkan surat instruksi untuk penutupan penerbangan dan juga pelayaran selama 14 hari ke depan untuk mencegah penyebaran covid-19.  

Surat instruksi ini merupakan tindak lanjut kesepakatan bersama seluruh bupati dan walikota debfan Gubernur  Provinsi Papua pada Selasa (25/3/2020), bahwa untuk mencegah penyebaran virus corona (Covid-19) di Papua, Pemerintah membatasi transpotasi penumpang udara dan laut. 

Dalam poin ke 5 Surat Instruksi Bupati Mimika nomor 1 Tahun 2020, tentang Pencegahan, Pengendalian dan Penanggulangan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Kabupaten Mimika, berbunyi, penutupan penerbangan komersial dan perintis serta pelayaran kapal penumpang di pintu-pintu masuk Bandara Moses Kilangin dan Pelabuhan Pomako.

"Untuk penerbangan umum, serta kapal- kapal Pelni, itu kita batasi  untuk sementara waktu, dalam rangka menekan masukanya penyebaran Covid-19 di Kabupaten Mimika," kata Bupati Omaleng.

Penutupan penerbangan dan juga pelayaran masuk ke Timika, terhitung selama 14 hari, mulai berlaku 26 Maret hingga 9 April 2020 mendatang.

“Penerbangan kita stop sementara, selama 14 hari sambil kita melihat perkembangan yang terjadi. Jika dalam 14 hari belum juga ditemukan, namun pemerintah tetap akan berpatok pada pusat (Jakarta),” kata Omaleng.

Untuk perubahannya, Bupati mengatakan daerah tidak bisa mengambil langkah, karena semua perubahan itu datang dari pusat (Jakarta). Penyebaran Covid-19 di pusat semakin hari semakin meningkat dengan begitu cepat, sehingga semua berpatok pada Jakarta.

“Kalau Jakarta sudah mulai menurun, maka pemerintah daerah juga akan menyesuaikan. Namun jika Jakarta meningkat penyebarannya maka daerah juga akan menyesuaikan. Jika memang diharuskan kita lakukan penambahan waktu,” tuturnya. 

Hal ini kata Omaleng, untuk menjaga agar penyebaran Covid-19 di Jakarta yang terus meningkat, tidak tersebar hingga ke Kabupaten Mimika.

Sementara untuk kepentingan pengiriman sampel ke Jakarta, Bupati Omaleng  mengatakan akan menggunakan pesawat Hercules milik TNI.

Pemerintah akan berkoordinasi dengan TNI dan Polri untuk kepentingan pengiriman sampel. Menurut Omaleng, TNI dan Polri sangat siap untuk membantu Pemerintah dalam memberantas Covid-19 ini, sehingga tidak perlu ragu untuk pengiriman sampel.  


Wakil Bupati Mimika, Johannes Rettob. (Foto: SAPA/Jefri Manehat)

Sementara itu Wakil Bupati Mimika, Johannes Rettob meminta masyarakat untuk tidak panik dengan adanya pembatasan ini.

“Masyaarakat tidak perlu panik, dan harus membeli sembako dengan jumlah banyak, sehingga harga sembako menjadi naik. Karena transportasi barang tetap berjalan baik itu melalui udara maupun transportasi laut, jadi masyarakat jangan panik,” ujarnya. (Jefri Manehat)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar