Bupati Mimika Instruksi Masyarakat Tetap Di Rumah, Yang Tidak Patuh Akan Ditindak

Bagikan Bagikan
Bupati Mimika, Eltinus Omaleng. (Foto:SAPA/ Jefri Manehat) 

SAPA (TIMIKA)- Menekan penyebaran virus corona (Covid-19) di Kabupaten Mimika, Bupati Mimika, Eltinus Omaleng  menginstruksikan  agar dalam sementara waktu masyarakat tetap di rumah saja mengurangi aktivitas di luar, dan tetap menjaga jarak (sosial distancing).

Hal tersebut tertuang dalam poin pertama dan kedua Instruksi Bupati Nomor 1 Tahun 2020, tentang Pencegahan, Pengendalian dan Penanggulangan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Kabupaten Mimika,yang berbunyi  seluruh penduduk baik WNA maupun WNI di Mimika agar tetap berada di rumah dengan melakukan social distancing, dan melakukan karantina mandiri atas inisiatif sendiri atau pembatasan penduduk, pergerakan penduduk secara tegas dan kongkrit.

Instruksi ini mulai berlaku Rabu tanggal 25 Maret sampai dengan tanggal 9 April 2020.

Bupati dalam jumpa pers pada Rabu (25/3/2020) mengatakan dalam 14 hari kedepan masyarakat yang ada di Kabupaten Mimika, tetap berada di rumah , mengisolasi diri secara  mandiri untuk mencegah penyebaran virus corona.

“Sementara waktu tetap tinggal di rumah saja dulu, dan tetap menjaga kesehatan dan kebersihan, perbiasakan diri untuk mencuci tangan pakai sabun, tetap menggunakan masker dimanapun berada,” ujarnya.

Bupati Mimika, Eltinus Omaleng (Tengah) didampingi Wakil Bupati Mimika, Johannes Rettob, PJ Sekda Mimika, Marthen Paiding, Ketua DPRD Kabupaten Mimika, Robby Omaleng dan Juru Bicara Satgas Penanangan Covid-19 di Kabupaten Mimika dalam jumpa pers seusai rapat evaluasi kerja terkait penangan covid-19. (Foto: SAPA/Jefri Manehat) 

Bupati mengatakan, masyarakat hanya diperkenankan ke luar rumah untuk membeli kebutuhan, mulai jam 06: 00 WIT sampai pukul 12:00 WIT. Sebelum jam 2 siang sudah harus kembali ke rumah karena semua pasar dan toko  hanya beroperasi sampai jam 2 siang , selebihnya tidak ada lagi aktivitas 

Wakil Bupati Mimika, Johannes Rettob meminta agar masyarakat dapat memperhatikan ini sebagai hal yang serius dan lebih tertib dalam mengisolasi diri di dalam rumah dan tetap melakukan sosial distancing

“Kalau kita tidak taat, percuma kita batasi dari luar namun masyarakat sendiri tidak bisa tertib. Di Italia meskipun sudah melakukan Lokcdown, namun masih saja ada korban yang terus berjatuhan, hal itu karena tidak adanya ketaatan dan ketertiban dari masyarakat sendiri,” tuturnya.

Ia katakan, Satpol-PP akan tindak tegas setiap masyarakat yang tidak tertib, dan yang masih melakukan kegiatan yang mengumpulkan banyak orang.

“Jika tidak mentaati imbauan dari Pemerintah, maka tim akan ambil langkah tegas. Ini untuk kebaikan seluruh masyarakat yang ada di Kabupaten Mimika,” tambah Pj Sekda Mimika, Marthen Paiding.

Sekda Marthen katakan, Pemerintah sudah mengeluarkan instruksi, dan jika ada masyarakat yang tidak taat, tim akan mengambil tindakan yang tegas untuk menangani hal ini.

Sementara itu Ketua DPRD Kabupaten Mimika, Robby Omaleng menambahkan imbauan pemerintah adalah untuk menyelamatkan masyarakat bukan untuk menyakiti masyarakat, sehingga masyarakat diharapkan dapat mengikuti apa yang menjadi imbauan Pemerintah.

Ia berharap adanya kerjasama yang baik antara masyarakat serta seluruh stakeholder di Kabupaten Mimika untuk mencegah penyebaran covid-19 di Kabupaten Mimika. (Jefri Manehat)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

1 komentar: