Harga Sembako di Timika Melonjak Drastis, HMI Sebut Sebagai Kejahatan Kemanusiaan

Bagikan Bagikan
Ketua HMI Komisariat Mimika, Firdaus Wazdi. (Foto: Istimewa)

SAPA (TIMIKA) -Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Mimika mengutuk keras kenaikan harga sembako di Kota Timika yang dilakukan sejumlah pedagang memanfaatkan dampak dari situasi darurat COVID-19 (Corona) saat ini.

"Beberapa hari terakhir terjadinya kelangkaan sembako dan naiknya harga bahan pangan. Kami mengutuk keras para pedagang dan pengusaha yang melakukan hal tersebut. Apa yang mereka lakukan merupakan kejahatan kemanusiaan," ujar 
Ketua HMI Komisariat Mimika, Firdaus Wazdi kepada Salam Papua,  Rabu (25/3/2020).

Firdaus meminta aparat kepolisian dan dinas terkait menindak tegas pihak-pihak yang mengakibatkan kelangkaan dan kenaikan harga sembako di pasaran. 

Ia juga meminta Pemda menyiapkan nomor layanan pengaduan untuk masyarakat agar lebih tenang dan tidak menghadapi situasi saat ini dengan melakukan panic buying yang akan merugikan semua pihak.

"Mari kita bersama-sama menghadapi situasi ini dengan dasar kemanusiaan," ujarnya. 

Lebih lanjut, terkait adanya kebijakan pemerintah yang akan menutup sementara pintu masuk Bandara dan Pelabuhan dalam rangka untuk mengantisipasi covid-19, Firdaus mengatakan kebijakan ini, tersebut harus dibarengi dengan memastikakan  kestabilitas ketersediaan bahan pangan dan kestabilan harga bahan pangan di Kabupaten Mimika khususnya. (Jefri Manehat)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment