Kapolda Papua: Anggota Polsek diperiksa terkait pengeroyokan di Dogiai

Bagikan Bagikan
Kaploda Papua Irjen Pol Paulus, saat mendengarkan laporan kronologis kejadian kecelakaan lalu lintas di Dogiai. (Foto-Antara)

SAPA (JAYAPURA) - Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw mengakui, saat ini tim dari Propam Polda Papua sedang melakukan pemeriksaan kepada anggota Polsek Kamu terkait pengeroyokan yang dilakukan warga hingga menewaskan sopir truk Yus Yunus di Dogiai.

Tim saat ini sedang bekerja dan belum ada laporannya, kata Irjen Pol Waterpauw di Jayapura, Minggu.


Mantan Kapolda Sumut yang mengaku baru kembali dari Dogiai dan Timika itu mengatakan, pemeriksaan itu dilakukan untuk memastikan apakah penanganan yang dilakukan anggota sudah sesuai SOP atau tidak.

Keluarga almarhum Yus Yunus sendiri sudah menerima kematiannya namun masih mempertanyakan penganiayaan yang dilakukan sejumlah warga di depan anggota Polri.

Kasat lantas Polres Nabire, kata Waterpauw sempat melaporkan kronologis kecelakaan yang terjadi Minggu (25/2) yang berawal saat Demianus Mote yang mengendarai sepeda motor dari arah Dogiai melaju kecepatan tinggi menuju Distrik Kamu Utara menabrak babi hingga tidak dapat mengendalikan motornya dan oleng ke kanan lalu terserempet bemper mobil truk yang di kemudikan Yus Yunus dari arah berlawanan.

Korban Demianus Mote meninggal di TKP hingga menyebabkan Yus melaporkan insiden tersebut menggunakan radio mobil kepada rekannya Risman yang kemudian melaporkannya ke Mapolsek Kamu.

Sekitar pukul 12.20 WIT, anggota Polsek Kamu mendatangi TKP yang sudah dipalang masyarakat dan berupaya melindungi sopir truk yang berada di pinggir jalan dengan mengevakuasi ke dalam mobil patroli.


"Massa makin brutal hingga anggota mengeluarkan tembakan peringatan namun tidak digubris dan menyeret sopir keluar dari mobil patroli dan menganiayanya hingga terjatuh," kata Waterpauw seraya menambahkan, setelah melihat hal itu massa membubarkan diri dan anggota mengevakuasi korban Demianus Mote dengan menggunakan mobil ambulans.

Sedangkan korban Yus dievakuasi menggunakan mobil patroli namun sopir truk dikeroyok hingga terjatuh kemudian massa membubarkan diri dan kami meminta bantuan untuk menyiapkan mobil ambulans untuk mengevakuasi korban Demianus Mote ke puskesmas namun dari pihak keluarga dibawa ke kediamannya, selanjutnya mengevakuasi korban sopir truk ke dalam mobil patroli untuk dibawa ke puskesmas dan dalam perjalanan meninggal, kata Kapolda Papua Irjen Pol Waterpauw.(Antara)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment