Kapolres Mamberamo Raya Minta Warga Waspada Virus Corona

Bagikan Bagikan
Kapolres Mamberamo Raya AKBP Alexander Louw bersama anggota Satuan Samapta meminta masyarakat waspada wabah virus corona dengan mencegah penyebarannya selama 14 hari. (Foto-Antara)

SAPA (JAYAPURA) - Kapolres Mamberamo Raya AKBP Alexander Louw bersama anggota Satuan Samapta meminta masyarakat waspada wabah virus corona dengan mencegah penyebarannya di daerah itu.

"Imbauan ini termasuk keputusan Pemerintah Provinsi Papua untuk membatasi aktivitas sosial selama 14 hari," kata Louw dalam siaran pers yang diterima di Kota Jayapura, Kamis malam.

Penyampaian permintaan waspada corona itu, kata dia, dilakukan di pusat keramaian Kampung Burmeso, pangkalan ojek, kepada para pedagang dan di penyeberangan speedboat.

"Virus corona atau COVID-19 sangat cepat menular dari satu orang ke orang lain walau hanya dengan bersentuhan dan saat ini juga sudah ada 1 orang dalam pemantauan di Kabupaten Mamberamo Raya yang dirawat di Rumah Sakit Kawera," katanya.

Karena itu, kata dia, sesuai keputusan dari Pemerintah Provinsi Papua bahwa menghentikan atau menutup semua aktivitas seperti kegiatan sosial, sekolah, kantor, bandara, dan pelabuhan mulai Kamis (26/03/2020) hingga 9 April 2020.

"Serta membantu untuk menghambat virus ini menular maka seluruh kegiatan tersebut dihentikan dan juga tidak ada lagi kumpul-kumpul kelompok dalam jumlah besar, kios-kios dagang maupun toko-toko," katanya

"Pada pukul 12 siang sudah harus tutup dan pasar pukul 20.00 WIT juga sudah harus tutup serta tidak ada lagi aktivitas maupun mobilitas manusia, apabila saat patroli anggota menemukan maka kami akan membubarkan secara paksa kegiatan yang sedang berlangsung," sambungnya,

Sebelumnya, dalam rangka upaya pencegahan merebaknya wabah virus corona di Kabupaten Mamberamo Raya, Tim Satgas COVID-19 telah melaksanakan penyemprotan disinfektan di Bandara Udara Kasonaweja setelah pesawat udara Sam Air tiba di Kasonaweja dari Bandara Sentani Jayapura.

Ronald, salah satu masyarakat Mamberamo Raya menyampaikan tidak mengetahui bahwa ada virus yang mematikan ini yaitu COVID-19 dan baru mengetahui setelah di sampaikan Kapolres Mamberamo Raya.

"Ini karena kurangnya media TV dan telepone terkait susahnya jaringan internet di Mamberamo Raya, Kami mengucapkan terima kasih kepada pihak Kepolisan, khususnya Kapolres yang mana turun lansung dan memberikan informasi penting ini kepada masyarakat," katanya. (Antara)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment