Pemkab Jayawijaya Klaim Harga Sembako Stabil Pascapenutupan Bandara

Bagikan Bagikan

Satu dari sejumlah pesawat kargo yang beroperasi di Bandara Wamena. (Foto-Antara)
SAPA (WAMENA) - Pemerintah Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua mengklaim harga sembilan bahan pokok (sembako) stabil pascapenutupan bandara selama 14 hari sebagai upaya pencegahan virus Corona.

Kepala Dinas Tenaga Kerja, Perindustian dan Perdagangan (Disnakerindag) Jayawijaya Lukas Kosay di Wamena, mengatakan penerbangan pesawat kargo tidak terganggu sehingga harga barang masih normal.

"Kita masih bertahan dengan harga yang ditetapkan pemerintah," katanya.

Lukas Kosay yakin pada situasi seperti ini akan ada kenaikan harga barang pada beberapa komoditas tetapi kenaikan terjadi di daerah asal komoditas itu didatangkan.

Ia mengatakan Bupati Jayawijaya telah mengeluarkan surat terkait larangan menaikan harga sembilan bahan pokok di atas dari harga yang sudah ditetapkan pemerintah.

"Kami akan tindak apabila mendapati ada yang menaikan harga secara sepihak," katanya.

Lukas memastikan pembatasan penerbangan penumpang ini tidak berpengaruh terhadap distribusi barang ke daerah terpencil, terutama daerah yang hanya dijangkau dengan pesawat kecil.

"Untuk daerah terpencil yang dijangkau dengan pesawat itu tidak ada pelarangan sehingga sembako tetap diangkut," katanya.

Sebelumnya Pemerintah Jayawijaya bersama pihak Perum Bulog Wamena telah melakukan dua kali operasi pasar (OP) untuk memudahkan masyarakat mendapatkan beras.

Operasi pasar itu rencananya akan dilakukan lagi di titik lain setelah sebelumnya dilakukan di Pasar Baru dan Pasar Sinakma.(Antara)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar