Shalat Berjamaah Di Masjid dan Mushola Se - Mimika Ditadakan Sementara

Bagikan Bagikan
Suasana musyawarah maklumat bersama ormas islam. (Foto : Istimewa)

SAPA (TIMIKA) - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Mimika telah mengeluarkan Maklumat Bersama nomor 001/MUI-Mimika/III/2020, tentang pencegahan, pengendalian dan penanggulangan Corona virus disease 2019 (Covid-19).

Salah satu poin dari maklumat bersama yang dikeluarkan MUI tersebut adalah menyampaikan kepada umat Islam Kabupaten Mimika agar mulai hari Kamis tanggal 26 Maret hingga 9 April 2020 pelaksanaan shalat Jum'at berjamaah sementara diganti dengan shalat dhuhur dan shalat lima waktu dilaksanakan berjamaah di rumah masing - masing dengan anggota keluarga. 

Ketua MUI Mimika, M Amin Ar mengatakan  MUI bersama dengan ormas Islam se Mimika melakukan koordinasi membahas yang juga menindaklanjuti intruksi dari Gubenur Papua dan Bupati Mimika, terkait dengan pencegahan virus  Covid-19. 

"Terkait dengan maklumat nersama Majelis ulama dan seluruh Ormas Islam, lembaga pendidikan dan DKM masjid se Mimika, terkait bagaimana sikap ormas islam di Kabupaten Mimika untuk memutus mata rantai  Covid -  19 ini, maka langkah yang diambil MUI adalah untuk sementara waktu sholat berjamaah dan sholat Jum'at selama dua pekan," jelas M Amin kepada awak media, Kamis (26/3/2020).

M Amin menjelaskan dasar hukum keputusan tersebut adalah berdasarkan hadist Rasulullah SAW, riwayat Bukhari dan Muslim RA. Dimana dalam hadist menjelaskan, ketika suatu daerah ada wabah jangan kamu memasukinya. Dan ketika terjadi, musibah atau wabah di daerah kamu maka jangan ke luar.

Selain itu pernah terjadi di jaman Rasulullah SAW, hujan deras dan badai beserta lumpur. Dan Nabi Muhammad SAW memerintahkan untuk salat di rumah masing-masing.

“Kalau pada jaman Rasullulah air hujan terlihat oleh mata, namun virus ini tak terlihat oleh mata, kira - kira bahaya mana yang lebih besar? air hujan atau virus? tentu jawaban kita adalah virus, karena kita tidak tau siapa saja yang ke luar masuk masjid, Jangan sampai yang ke luar masuk itu membawa virus,” ujarnya.

M Amin menjelaskan meskipun pelaksanaan sholat dilakukan di rumah, namun kumandang adzan di masjid tetap akan di kumandangkan.

Namun, pada kumandang adzan ada perubahan ‘lafadz’ (kalimat). Yang biasanya ada kalimat ‘Hayya alassholah’ (mari salat) diganti dengan ‘Alaa Sholluu fii buyutikum’ (Salatlah di rumah). Dan kalimat ‘Hayya Alal Falah’ (mari menuju kemenangan) diganti dengan ‘Alaa sholu fii rihalikum’ (salat kalian di rumah kalian).

Sehingga ia mengimbau untuk 73 Masjid dan 123 Mushola di Mimika agar melaksanakan intruksi MUI tersebut. Karenanya, kepada marbot dan takmir masjid untuk mengunci masjid maupun musholla. 

"Hal ini juga untuk mensterilkan dan mencegah virus menyebar kemana - mana. Dan untuk diketahui, bahwa di masjid tidak ada virus, yang ada adalah orang yang bawa virus ke masjid," tuturnya. (Kristin)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

1 komentar:

  1. website judi online terpercaya yang berani memberi anda kemenangan dengan hanya bermodal minimum 20.000 rupiah saja, proses deposit dan withdraw maksimal 2 menit,
    dan anda bisa mendapatkan keuntugan puluhan juta!!
    Daftarkan segera dan langsung bermain, juga banyak berbagai macam bonus.
    Ingin membuktikannya ??? Langsung join bersama kami, di bola165,co / jalurtikus,com :)

    BalasHapus