Belajar Dari Rumah Diperpanjang Hingga 13 April

Bagikan Bagikan
Jeni Ohestin Usmani.(Foto: SAPA/Acik)

SAPA (TIMIKA) - Kepala Dinas Pendidikan Mimika, Jeni Ohestin Usmani mengatakan belajar dari rumah untuk seluruh TK,SD,SMP Negeri dan Swasta di diperpanjang hingga tanggal 13 April. Hal ini dilakukan lantaran penyebaran coronavirus disease atau Covid-19 semakin meluas.

Meski sebelumnya melalui surat Gubernur Papua menentukan libur atau kerja di rumah mulai tanggal 17 Maret 2020 hingga 5 April 2020, tapi kebijakan Bupati Mimika memberikan waktu hingga 9 April 2020. Selanjutnya karena penyebaran covid-19 kian meluas, maka Pemerintah Provinsi Papua kemudian memperpanjang lagi masa kerja di rumah hingga 13 April 2020.

"Kita ikuti sesuai instruksi dan wajib diikuti oleh semua sekolah baik itu swasta maupun negeri. Ini kan aturan pemerintah untuk kita jaga jarak tidak boleh kumpul banyak orang. Kalau misalnya ada sekolah yang masuk itu masyarakat bisa lapor karena itu melanggar aturan," ungkapnya via telepon, Rabu (1/4/2020).

Untuk itu Jeni telah mengeluarkan surat edaran ke semua sekolah dengan nomor 420/139/2020 yang turunannya dari surat edaran Gubernur Papua nomor 440/3234/SET tentang langkah-langkah konkret dalam upaya pencegahan penyebaran covid-19 di Provinsi Papua. Surat itu juga sebagai tindak lanjut dari arahan Pejabat Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Mimika tanggal 17 Maret 2020.

"Ada yang melapor bahwa ada sekolah yang masih masuk. Saya sudah minta data sekolahnya hanya saja sampai sekarang belum diberikan. Hidup di negara ini harus patuhi aturan, baik negeri maupun swasta tidak ada dispensasi. Kalau pemerintah sudah bilang libur maka hatus libur," ujarnya. 

Dalam situasi seperti ini, diharapkan anak-anak di Mimika tidak berkeliaran agar tetap dalam kondisi sehat. Mengingat, kondisi seperti saat ini bisa mempengaruhi psikis. Selanjutnya setiap guru tidak memberikan tugas yang membuat anak-anak stress.

"Anak-anak harus isolasi diri di rumah. Guru-guru juga jangan berikan tugas yang buat mereka stres, karena kalau stres akan sakit juga walau cuma di rumah. Berikan tugas yang anak-anak biz kerjakan," tuturnya. (Acik)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar