Satu Pasien Positif Corona di Mimika Meninggal Dunia, Inilah Cara Mengurus Jenazah Corona

Bagikan Bagikan


SAPA (TIMIKA) - Di Indonesia, sejak diumumkan secara resmi dua kasus positif corona oleh Presiden Joko Widodo pada 2 Maret 2020, jumlah pasien corona yang meninggal dunia tiap hari terus bertambah. Jumlah yang meninggal dunia bahkan tercatat lebih banyak dari pasien yang sembuh.

Di Provinsi Papua, Tim Gugus Tugas  Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Papua menyampaikan bahwa salah seorang pasien positif Covid-19 di Mimika meninggal dunia sekitar pukul 20.55 WIT, Jumat (3/4/2020).  Ini merupakan kasus pettama di Papua.

Perlakuan terhadap jenazah corona harus ekstra hati-hati agar orang-orang yang menangani tidak tertular virus corona.

Untuk fiketahui  adanya pasien corona yang meninggal dunia mendapat respons dari Kementerian Agama, khususnya dalam hal pengurusan jenazah.

Dalam keterangan tertulis Minggu (14/3/2020), Menteri Agama Fachrul Razi mengatakan, jenazah pasien positif virus corona diurus oleh tim medis dari rumah sakit yang telah ditunjuk resmi oleh pemerintah.

Untuk jenazah muslim, Fachrul menjelaskan bahwa pengurusan jenazah tetap memperhatikan ketentuan agama yang berlaku serta menyesuaikan dengan petunjuk rumah sakit rujukan.

Fachrul meminta agar petugas mengikuti petunjuk sebagai berikut:

Pertama, sebelum memandikan/semayamkan jenazah, petugas perlu melindungi diri dengan memastikan keamanan dan kebersihan dirinya terlebih dahulu.

Berikut ini beberapa langkah yang bisa dilakukan:

Mengenakan pakaian pelindung, sarung tangan, dan masker. Semua komponen pakaian pelindung harus disimpan di tempat yang terpisah dari pakaian biasa.

Tidak makan, minum, merokok, maupun menyentuh wajah saat berada di ruang penyimpanan jenazah, autopsi, dan area untuk melihat jenazah.

Menghindari kontak langsung dengan darah atau cairan tubuh jenazah.

Selalu mencuci tangan dengan sabun atau sanitizer berbahan alkohol.Jika memiliki luka, menutupnya dengan plester atau perban tahan air.

Sebisa mungkin, mengurangi risiko terluka akibat benda tajam.

Kedua, apabila petugas terkena darah atau cairan tubuh jenazah, berikut hal-hal yang perlu diperhatikan:

Jika petugas mengalami luka tertusuk yang cukup dalam, segera bersihkan luka dengan air mengalir.

Jika luka tusuk tergolong kecil, cukup biarkan darah keluar dengan sendirinya.

Semua insiden yang terjadi saat menangani jenazah harus dilaporkan kepada pengawas. (*/Red)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

1 komentar:

  1. Ayoo.. Kunjungi dan bergabung bersama Dupa88 titik Net sarana Game online yang memberikan kenyamanan buat para maniac gamers.!! Bonus bonus yang menakjubkan selalu di persiapkan
    untuk teman teman yang ingin bergabung bersama yang kami, yuks.. jangan buang waktu segera buktikan kalau Dupa88 titik Net paling best ya guys... Click Disini

    BalasHapus