Karyawan Freeport Dilarang Masuk Kota Timika, Cegah Covid-19

Bagikan Bagikan
Bupati Mimika Eltinus Omaleng

SAPA (TIMIKA) - Bupati Mimika, Eltinus Omaleng mengatakan telah mengeluarkan instruksi ke Manajemen PT Freeport Indonesia (PTFI) agar untuk sementara semua karyawan di Tembagapura tidak boleh masuk ke wilayah Kota Timika. 

"Instruksi sudah keluar kemarin ke manajemen PTFI supaya untuk sementara ini mereka dari Tembagapura tidak boleh masuk ke Timika. Ini terpaksa dilakukan untuk memutus rantai penyebaran Covid-19 di Mimika. Ini bukan wabah yang main-main, tapi sangat luar biasa. Kalau karyawan di atas kena, maka dia datang ke Timika, lalu secara otomatis istri, anak dan keluarganya pasti akan kena juga," ungkapnya di kantor DPRD, Jumat (8/5/2020).

Dijelaskan untuk mengantisipasi masuknya warga Tembagapura ke Timika, maka Pemkab dan unsur terkait akan memperketat penjagaan di beberapa pintu masuk seperti di mile 28, Kuala Kencana, Putaran Lima, Jalan Masuk Kuala Kencana, SP3 Jile Yale, SPBU Sempan, Area GOR Futsal untuk pembatasan di SP5, SP1, Kilo 7 dan beberapa titik masuk lainnya.

"Itu dimulai kemarin-red) sore. Petugas kita akan pantau itu," jelasnya. 

Hal itu merupakan upaya sebelum PSBB. Jika dari Kementerian Kesehatan respon usulan PSBB dilakukan, maka semuanya akan ditutup total. Dalam hal ini berlaku dari jam enam pagi hingga jam enam sore hari.

Untuk itu, saat ini pemkab sementara mengatur bagaimana caranya terkait pembagian sembako kepada masyarakat agar semuanya terbagi secara merata. 

"Itu semua kita lakukan supaya badai Covid-19 cepat berlalu," ujarnya. (Acik)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

1 komentar:

  1. Bijaksana adalah di berhentikan pesawat air fast dilarang untuk beroperasi.

    BalasHapus