Tanpa Potong Gaji, Saat Ini Sebagian Karyawan PTFI Low Land Pulang Sebelum Jam Satu Siang

Bagikan Bagikan
Jhoni Lingga. (Foto: SAPA/Acik).

SAPA (TIMIKA) - Guna menekan penyebaran wabah Covid-19 di area PT Freeport Indonesia (PTFI) maka sebagian besar pekerja atau karyawan di wilayah low land diwajibkan pulang sebelum jam satu siang dan gaji tetap diterima normal tanpa dipotong.

VP Perhubungan Pemerintahan PTFI, Jhoni Lingga mengatakan sebagian besar
Karyawan dimakaud adalah merupakan pekerja yang tidak termasuk dalam pekerjaan krusial di wilayah Kuala Kencana dan wilayah lainnya di lowland. Untuk perketat hal itu, terhitung tanggal 18 Mei, PTFI tutup akses masuk di check point 28 dan check point 430 Kuala Kencana.

" Meski Pemkab Mimika belum memulai pembatasan sosial secara meluas (PSSM) yang direncanakan mulai tanggal 21 Mei, tapi kami sudah mulai laksanakannya. Mereka yang dipulangkan sebelum jam satu itu tetap terima gaji normal sesuai jam kerja seperti sebelumnya," katanya menanggapi pertanyaan Tim Satgas Pengawasan Covid-19 DPRD Mimika saat pertemuan bersama, Senin (18/5/2020).

Hal itu akan diberlakukan selama dua minggu sesuai dengan ketentuan Pemkab Mimika.

Selanjutnya untuk pekerja krusial tetap bekera normal, tetapi tidak diperbolehkan membawa kendaraan roda dua dan empat milik pribadi ke wilayah kerja. Sebab, PTFI menyiapkan Bis di 50 titik dalam wilayah kota.

Semua karyawan yang menunggu jemputan, tidak diperbolehkan untuk berkerumun. Hal itu, dilakukan agar jangan sampai ada temuan kasus di wilayah lowland.

"Hal ini sudah kami diskusikan dengan Dishub Mimika. Mereka dijemput dari titik masing-masing ke terminal Gorong-Gorong, Kuala Kencana, LIP ataupun tempat lainnya. Begitu juga saat mereka pulang. Kami sudah lakukan uji coba mulai tanggal 18 Mei," ujarnya. (Acik)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar