36 Anggota Polres Mimika Naik Pangkat

Bagikan Bagikan
Upacara Kenaikan Pangkat di lingkungan Polres Mimika. (Foto: SAPA/Kristin)

SAPA (TIMIKA) - Sebanyak 36 personil anggota Polri jajaran Polres Mimika naik pangkat. 

Kegiatan tersebut ditandai dengan Upacara Kenaikan Pangkat yang dipimpin oleh Kapolres Mimika AKBP I.G.G Era Adhinata. SIK, Selasa (30/6/2020) di Mako Brimob Mile 32.

Korp raport kenaikan pangkat personil yakni dari Ipda ke Iptu sebanyak 1 personil,  dari Aipda ke Aiptu sebanyak 11 personil,  dari Bripka ke Aipda sebanyak 6 personil, kemudian dari Brigadir ke Bripka sebanyak 15 personil, dari Briptu ke Brigadir sebanyak 1 personil, dari Bribda ke Briptu sebanyak 1 personil, Dari Bharatu ke Bharaka sebanyak 1 personil.

Kapolres Mimika AKBP I.G.G Era Adhinata. SIK dalam sembutanya mengharapkan para personil yang naik pangkat dapat lebih termotivasi dalam tugas.

"Semakin tinggi pangkat kita tentunya tugas dan tanggung jawab kita semakin besar," katanya.

Ia mengatakan dalam menempuh karir kepolisian ada hal yang yang bisa saja dilalui yakni terus meningkat atau tersendat bahkan ada yang sampai terhenti.

Kenaikan pangkat juga kata Kapolres, merupakan salah satu wujud implementasi strategi pembinaan personil jangka panjang dalam rangka perawatan dan pengendalian
personil kearah terwujudnya keselarasan antara kebutuhan organisasi dan pengembangan struktur polri sesuai potensi yang dimiliki secara dinamis dan terintegrasi.

"Hal ini juga merupakan apresiasi dari
pimpinan Polri atas kinerja yang telah saudara tunjukkan dalam pelaksanaan tugas, ini menunjukan bahwa setiap inspektur dan brigadir Polri memiliki peluang dan kesempatan yang seluas luasnya untuk
berprestasi secara kompetitif guna meraih karier yang setinggi tingginya dalam meningkatkan sumber daya manusia Polri," katanya.

Untuk itu Kapolres berpesan kepada seluruh anggota Polri jajaran Polres Mimika, Yon B Pelopor Sat Brimob Polda Papua dan Sat Brimob Polda Kalteng agar senantiasa
meningkatkan pengetahuan dan keterampilan serta mewujudkan perilaku yang humanis dengan menjunjung tinggi hak asasi manusia
dalam berinteraksi dengan masyarakat.

"Kita harus tetap memiliki kepekaan dalam menyikapi perkembangan dan perubahan situasi yang terjadi ditengah masyarakat, melalui pendekatan proaktif dan problem solving kearah terbentuknya lingkungan strategik yang konstruktif dengan memberdayakan serta mengoptimalkan potensi yang ada sebagai ciri kepolisian yang modern," tuturnya. (Kristin)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar