2613 Warga Terdampak Banjir di PT PAL dan Sekitarnya

Bagikan Bagikan
Situasi Banjir di PT PAL dan Sekitarnya (Dok:SAPA)


SAPA (TIMIKA) -  Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mimika, Yosias Losu menyampaikan banjir yang terjadi di wilayah PT PAL dan sekitarnya karena intensitas hujan yang cukup tinggi mengakibatkan air kali meluap dan merendam rumah serta kebun warga.

Meskipun tidak memakan korban jiwa, banjir yang melanda 2 Distrik Iwaka dan Distrik Kuala Kencana itu membuat ribuan jiwa terkena dampak dan terisolir. Banjir tidak hanya merusak pemukiman warga, tapi juga merusak jalan yang merupakan akses masyarakat untuk ke kota Timika.

Banjir yang terjadi pada 7 Juli 2020 lalu di PAL 2 tepatnya di wilayah Kamora Gunung dan Kamora Pante, ada 1.213 jiwa yang terkena dampak dan harus mengungsi karena rumah mereka terendam air.

"Banjir lalu itu, 12 rumah dan 1 gereja rusak”, kata Yosias kepada Wartawan.

Pada 26 Juli 2020 banjir terjadi lagi di PAL 1 wilayah Mimika Gunung dan Mimika Pante, yang lebih parah dari sebelumnya. Banjir ini membuat 40 rumah warga rusak  berat, 1 rumah hilang terseret banjir dan 1 gereja rusak berat, tepatnya.

Dari peristiwa itu, menurut Yosias, ada 1400 jiwa yang terkena dampak. 

Sampai sejauh ini pihak pemerintah daerah telah menurunkan bantuan bahan makanan kepada warga yang terkena dampak banjir tersebut.

"Bantuan yang diberikan kepada warga terkena dampak banjir itu menggunakan transportasi udara, lantaran tidak ada akses darat, " kata Yosias. (Jefri Manehat)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar