Antisipasi Masuknya Flu Burung, Dinas Peternakan Mimika Imbau Jangan Pakai Dedak dari Merauke

Bagikan Bagikan
Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Mimika, Yosefin Sampelino. (Foto : SAPA/Kristin)



SAPA (TIMIKA) - Sejak adanya laporan bahwa  ribuan ayam di Merauke mati karena flu burung, Dinas Peternakan (Disnak) Kabupaten Mimika telah melakukan antisipasi sebelumnya.

Salah satu bentuk antisipasinya adalah pihak Disnak mengimbau kepada para peternak ayam agar jangan dulu menggunakan dedak dari Merauke.

"Jadi untuk Timika memang kita sudah antisipasi dengan hal itu, termasuk kalau bisa dedak dari Merauke mereka jangan pakai," kata Kedisnak kepada wartawan, Senin (20/7/2020).

Ia mengatakan flu burung memang sangat berbahaya, kemudian kalau dari segi ekonomi, sangat merugikan. 

Ia mengatakan jauh sebelumnya pihaknya sudah mengimbau juga agar peternak bisa meningkatkan Biosecurity kandang.

"Tidak boleh sembarangan orang masuk di kandang, kemudian harus memperhatikan kebersihan kandang, memperhatikan tahapan beternak dengan baik, dan memberikan makanan yang cukup," ujarnya.

Ia mengatakan sejak adanya informasi pada awal Juli lalu bahwa flu burung telah masuk di Merauke, semua peternak memang telah berjaga-jaga.

"Sudah sangat diantisipasi karena itu sangat merugikan peternak kalau itu masuk dan Imbauan juga sudah lama jadi ada tindakan-tindakan yang sudah dilaksanakan khususnya tindakan teknis," katanya.

Dijelaskan pula hingga kini di Mimika belum ada laporan bahwa ada unggas yang menunjukan gejala flu burung.

"Sampai sekarang belum ada karena kita sebenarnya sudah bebas flu burung sejak tahun 2018 makanya tinggal kita jaga jangan sampai virus itu masuk, dan dengan masuknya di Merauke,  tentu kita harus melakukan pengawasan yang ketat," tuturnya. (Kristin)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar