APBD-Perubahan Dipastikan Menurun Lantaran Refocusing Penanganan Covid

Bagikan Bagikan
Pj Sekda Mimika, Marthen Paiding

SAPA (TIMIKA) - Pj Sekda Kabupaten Mimika, Marthen Paiding mengungkapkan dengan adanya refocusing dan juga realokasi anggaran selama masa pandemi covid-19 akan berdampak pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBDP).

Kepada wartawan, Selasa (7/7/2020, Sekda mengatakan, selama pencegahan dan pengendalian pandemi covid-19 di Kabupaten Mimika, sebagian besar anggaran direfocusing  dengan menghilangkan beberapa program yang dianggap tidak signifikan.

Kegiatan yang  refocusing, Sekda sebut lebih pada kegiatan pelatihan, bimbingan teknis, sosialisasi, dan itu berlaku untuk seluruh OPD, tidak hanya daerah namun pusat pun melakukan demikian. 

"Untuk realokasi itu kita realokasi belanja langsung sebesar 50 persen dan belanja modal 50 persen, karena jika tidak 50 persen, pemerintah pusat akan memberikan sanksi untuk penundaan dana alokasi umum (DAU)," ujar Sekda. 

Dikatakan Pemerintah Kabupaten telah merealokasi tepat waktu, tapi Kabupaten Mimika masih termasuk dalam 360 kabupaten kota yang dinyatakan tidak memenuhi syarat atau belum mencapai 50 persen belanja langsung maupun belanja modal. 

Selain menurunnya APBD Perubahan, Sekda juga mengatakan Pendapatan Asli Daerah (PAD) juga menurun karena aktivitas selama corona tidak berjalan maksimal. (Jefri Manehat)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar