Banjir di PT PAL karena Masyarakat Sering Menebang Pohon Sembarangan

Bagikan Bagikan
Penebangan Pohon oleh Warga Di pinggir Kali Pindah-Pindah. (Foto: SAPA/ Jefri Manehat)


SAPA (TIMIKA) -  Wakil Bupati (Wabup) Mimika, Johannes Rettob pada Senin (27/7/2020) meninjau langsung lokasi dan warga yang terendam banjir di area kali pindah-pindah.

Wabup  menilai banjir yang terjadi di area PT PAL dan sekitarnya itu merupakan efek dari penebangan pohon secara sembarang oleh masyarakat.

"Banjir  di Areal PT PAL dan sekitarnya ini adalah akibat tebang-tebang pohon sembarangan. Dulunya kali kecil tapi karena pengundulan hutan sehingga kali mulia meluas," kata Wabup kepada wartawan.

Masyarakat yang aktif menebang pohon untuk menjadikannya sebagai kebun, menurutnya, jika hulu tidak ada resapan air maka akan muncul banjir, serta muara- muara terjadi pendangkalan.

Dari pantauan Salam Papua, sepanjang jalan menuju Trans Nabire dan pinggir kali, memang masyarakat aktif menebang pohon untuk dijadikan sebagai lahan kebun.

"Masyarakat tolong tidak menebang pohon sembarangan, karena dampak dari penggundulan hutan ini sangat berbahaya. Contoh kejadian nyata adalah banjir yang terjadi sekarang," ujar John.

Ia meminta kepada Pemerintah setempat dalam hal ini Kepala Distrik untuk mengawasi masyarakat agar tidak menebang pohon sembarangan.

Karena menurut dia, jika masyarakat terus menebang pohon, bencana banjir ini kemungkinan masih akan terus terjadi. (Jefri Manehat)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

1 komentar:

  1. Ayoo.. Kunjungi dan bergabung bersama Dupa88 titik co sarana slot Game online yang memberikan kenyamanan buat para maniac gamers.!! Bonus bonus yang menakjubkan selalu di persiapkan
    untuk teman teman yang ingin bergabung bersama kami, yuks.. jangan buang waktu segera buktikan kalau Dupa88 titik co paling best ya guys...Slot games

    BalasHapus