Dana Desa Sering Hilang Di Warung, Kasat Reskrim Sedang Selidiki Modusnya

Bagikan Bagikan
Kasat Reskrim Polres Mimika AKP Hermanto. (Foto: SAPA/Kristin)

SAPA (TIMIKA) - Kasat Reskrim Polres Mimika, AKP Hermanto mengatakan pihaknya sedang menyelidiki modus hilangnya dana desa (DD) saat kepala kampung yang baru mencairkan dana tersebut makan di warung. 

"Untuk kasus DD yang hilang tersebut, kami masih lidik modusnya, karena sudah beberapa kali terjadi," ujarnya, Selasa (7/7/2020).

Dijelaskan, kasus terakhir hilangnya DD yang sedang ditangani terjadi di salah satu rumah makan di Jalan Sam Ratulangi, pada Selasa (9/6/2020) lalu.

Hermanto mengatakan, saat ini dirinya tengah fokus untuk menyelidiki lebih lanjut kasus tersebut dengan terus mencari bukti - bukti pendukung .

Untuk diketahui, pada Selasa (9/6/2020) lalu DD Kampung Tagalarama, Distrik Alama, Kabupaten Mimika sebesar Rp. 250 juta dicuri.

Kejadian bermula saat Kepala Kampung Tagalarama bersama dengan Bendahara Dana Desa mencairkan dana desa senilai Rp 574 juta di Bank Papua, kemudian diisi terpisah. Uang senilai Rp.250 juta yang raib tersebut disimpan di dalam tas laptop berwarna hitam.

usai dari Bank Papua, kepala kampung tersebut melakukan perjalanan ke Jalan baru, kemudian ke SP 5, lalu kembali ke arah kota Timika melewati Jalan Cenderawasih dan singgah di salah satu rumah makan prasmanan di Jalan Samratulangi.

Di rumah makan, korban menaruh tas di kursi, kemudian korban dan pegawainya menuju tempat cuci tangan.

Saat itu korban dan rekannya tersebut didatangi oleh dua orang yang diduga pelaku.

Salah satu pelaku dengan modus berpura - pura bertanya sambil menunjukan foto di handponnya apakah mengenal orang yang berada di dalam foto tersebut.

Sementara pelaku yang lain langsung mengambil tas yang berisikan uang Rp 250 juta tersebut. (Kristin)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar