Depot Air Galon Menjamur, Perlu Pengawasan Serius Pemkab Mimika Perihal Izin Usaha

Bagikan Bagikan

Anggota Komisi B DPRD Mimika, Mery Pongutan (Foto: SAPA/Acik)

SAPA (TIMIKA) – Mengingat saat ini depot galon air isi ulang di Timika semakin menjamur, maka diperlukan adanya pengawasan serius dari Pemkab Mimika melalui Dinas terkait.

Anggota Komisi B DPRD Mimika, Mery Pongutan mengatakan, menjamurnya depot galon itu karena masyarakat membaca peluang, dalam artian bahwa masyarakat merasa tidak adanya pengawasan yang ketat, sehingga depot dibangun meski tanpa izin usaha ataupun kelayakan dari segi kesehatannya.

“Depot air itu harus punya surat izinnya. Dari Dinkes juga harus periksa kadar PHnya untuk memastikan standar kesehatannya. Intinya untuk hal ini butuh pengawasan serius dari Dinas terkait seperti Disperindag dan Dinkes. Sebetulnya kalau bicara soal Dinkes, berarti kaitannya dengan Komisi C, tapi sebagai dewan kita juga perlu ingatkan,” ungkap Mery kepada Salam Papua, Selasa (21/7/2020).

Mery mengaku hal ini menjadi keluhan masyarakat selaku konsumen, di mana sering ditemui air galon yang berisi jentik-jentik, lumut dan berbau lumpur. Hal ini tentunya sangat berpengaruh dengan kesehatan masyarakat.

“Memang kita lihat di depot-depot itu lengkap dengan alat filternya, tapi perlu diawasi apakah memang filter tersebut miliki standar atau hanya formalitas saja,” ungkapnya.

Ia juga mengharapkan agar masyarakat Mimika bisa memilah atau memilih kualitas setiap produk khusus untuk dikonsumsi dalam rumah tangga guna mengantisipasi penyakit tertentu.

Selain persoalan air isi ulang, yang menjadi keluhan masyarakat khususnya kaum perempuan adalah terkait kosmetik paslu yang beredar.

Menurut dia, kosmetik yang tidak mempunyai rekomendasi khusus tentunya dapat merusak kesehatan kulit.

“Persoalan ini juga harus diawasi oleh BPOM bersama dinas terkait. Saya juga pernah jadi korban kosmetik yang seperti itu. Kulit jadi flek seperti terbakar,” tuturnya. (Acik)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar