Disperindag Mimika Sosialisasi Penutupan Kembali Pagar Pasar Sentral yang Dijebol Warga

Bagikan Bagikan
Suasana sosialisasi rencana penutupan pagar pasar yang jebol (Foto:SAPA/Kristin)


SAPA (TIMIKA) - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Mimika merencanakan akan menutup pagar yang dijebol oleh oknum warga.

Untuk melaksanakan perencanaan tersebut, Disperindag melakukan sosialisasi yang dilaksanakan di ruang pertemuan Kantor Disperindag Mimika, Rabu (29/7/2020), yang dipimpin langsung oleh Kepala Disperindag Mimika, Michael R Gomar.

Sosialisasi tersebut diikuti oleh pihak Kelurahan Pasar Sentral, ketua RT, masyarakat disekitar pasar, dan aparat kepolisian.

"Salah satu program yang menjadi prioritas kita adalah pengelolaan dan penataan Pasar Sentral," kata Michael R Gomar.

Ia mengatakan hal ini berdasarkan instruksi dari Bupati Kabupaten Mimika sehingga sebagai Kadisperindag dirinya diminta melakukan pengelolaan dan penataan Pasar Sentral.

"Dalam melaksanakan pengelolaan dan penataan Pasar Sentral, salah satu yang akan dijalankan adalah penutupan kembali pagar yang sudah dijebol oknum warga di beberapa titik," katanya.

Penutupan pagar tersebut kata Michael, sudah menjadi atensi dari Bupati Mimika dan DPRD Mimika, yang meminta untuk ditindaklanjuti.

Di mana Pagar yang mengelilingi pasar dibangun dengan biaya yang cukup besar dengan tujuan untuk melindungi aset daerah, yaitu pasar.

"Beberapa waktu lalu Disperindag langsung turun ke pasar, untuk melihat secara langsung kondisi yang ada, dan memang ada banyak titik pagar yang dijebol," katanya.

Namun sebelum melakukan penutupan, pihak nya harus mengumpulkan warga sekitar pasar, ketua RT, pihak kelurahan, serta kepolisian dengan tujuan untuk mendapatkan masukan dan solusi menyangkut rencana penutupan tersebut.

"Dari rapat tadi ada beberapa masukan, seperti membuatkan akses jalan bagi warga yang tinggal di sekitar pasar serta membuka beberapa akses jalan menuju pasar. Masukan-masukan tersebut akan dibahas melalui tim terpadu, dan disampaikan ke pimpinan untuk segera diambil langkah-langkah," katanya. (Kristin)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar