Dugaan Penyalahgunaan Dana BOK Puskesmas Wania Masih dalam Proses Penyelidikan

Bagikan Bagikan
Kasat Reskrim Polres Mimika AKP Hermanto. (Foto : SAPA/Kristin)


SAPA (TIMIKA) - Terkait dengan adanya dugaan penyalahgunaan dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) pada Puskesmas Wania hingga kini masih dalam proses penyelidikan, dimana pihak kepolisian masih berkoordinasi dengan Jaksa dan BPK.

Kasat Reskrim Polres Mimika AKP Hermanto, Selasa (28/7/2020) menjelaskan, kasus tersebut memang sudah dilakukan gelar perkara namun belum dinaikan dari Lidik ke Penyidikan karena pihak kepolisian harus memenuhi pasal yang ditetapkan.

"Jangan sampai kita maju ke kejaksaan pasalnya tidak nyambung. Jadi saat ini kita masih koordinasi dengan jaksa dulu terus dokumen-dokumen yang belum ada kita lengkapi dulu," katanya.

Hermanto menuturkan dari hasil gelar perkara yang dilakukan ada potensi kerugian negara namun yang nantinya menentukan adalah BPK.

"Nanti kita akan koordinasi dengan BPK terkait dengan rencana mau audit investigasi karena ini kan lidik, kalau memang ada potensi, kita bisa tingkatkan, semoga bisa terlaksana dalam bulan ini," ujarnya.

Untuk diketahui, dugaan penyalahgunaan dana BOK yang dikelola oleh Puskesmas Wania ini bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Nasional (APBN) non fisik tahun anggaran 2019, serta dana Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK), yang diperuntukkan untuk BPJS Kesehatan. Taksiran kerugian Negara pada penyalahgunaan dana BOK kurang lebih Rp450 juta. (Kristin)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar