Hasil Tes PCR Positif, Karyawan PT Freeport Tidak Bisa Turun Ke Timika

Bagikan Bagikan
Jhoni Lingga (Foto: SAPA/Acik)

SAPA (TIMIKA) – Selama 16 hari ke depan terhitung mulai tanggal 17 Juli 2020, semua karyawan PT Freeport (PTFI) yang hendak turun  ke Timika diharuskan melalui test swab atau PCR.

“Kemarin sudah ada keputusan bersama Pemkab bahwa yang akan turun dari Tembagapura tidak hanya dengan rapid test, tapi harus melalui tes PCR. Berarti mulai hari ini, tidak ada karyawan yang turun dengan hasil PCR yang positif. Kemarin ada yang reaktif setelah  rapid tes dan kita kembalikan ke mile 38, dan  tujuh diantarannya negatif setelah tes PCR. Memang kalau hanya rapid Test saja keakuratannya kecil sekali,” ungkap Jhoni kepada Salam Papua via telepon, Jumat (17/7/2020).

Meski dalam pemeriksaan PCR terkonfirmasi negatif, tetapi Tim Gugus PTFI tetap bersurat ke Tim Gugus Mimika guna mendapatkan izin agar bisa turun ke Timika.

Dijelaskan, tes PCR membutuhkan waktu yang lama dan mahal. Namun, perusahaan tetap berupaya agar bagaimana caranya semua karyawan yang telah lama bekerja bisa tetap mengambil cuti dan, tetapi tetap mengikuti aturan dari Pemkab Mimika mengingat PTFI merupakan bagian dari Mimika.

“Kemarin ada putusan bahwa untuk di Tembagapura akan diterapkan PSDD. Kita akan patuhi itu, karena merupakan keputusan yang baik,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa selama ini Tim Gugus PTFI minimal melakukan rapid test kepada 500 karyawan di setiap harinya. (Acik)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar