Kapolres Mimika; Tidak Semua 11 Orang Itu Meninggal Karena Miras

Bagikan Bagikan
Kapolres Mimika AKBP I.G.G Era Adhinata, SIK. (Foto: SAPA/Kristin)

SAPA (TIMIKA) -  Kapolres Mimika AKBP I.G.G Era Adhinata, SIK menegaskan bahwa informasi yang beredar di sejumlah media sosial terkait 11 orang yang meninggal dunia akibat mengkonsumsi miras adalah tidak benar.

Kapolres mengatakan, pada Selasa (7/7/2020) setelah mendengar informasi 11 orang meninggal dunia karena konsumsi miras jenis Vodka yang dibeli dari salah satu toko di Mimika, pihaknya langsung mengumpulkan beberapa perwira untuk melakukan penyelidikan.

Usai penyelidikan, Kapolres Mimika dalam rilis yang diterima wartawan, Selasa (7/7/2020) menjelaskan 11 orang yang disebutkan meninggal dunia karena miras baru diketahui sebanyak lima orang yakni MN yang diketahui meninggal 4 bulan yang lalu di kediamanya yang berdasarkan keterangan keluarga yang bersangkutan meninggal karena sakit.

Kemudian JN diketahui meninggal karena penganiayaan yang terjadi pada Rabu  1 Juli 2020 pukul 02.00 WIT dimana korban di parang oleh pelaku berinisial AH. Untuk AH sendiri sudah di tahan.

Berikutnya adalah JA alias Mias diketahui meninggal karena mabuk berat pada Jumat 3 Juli 2020 sekitar pukul 02.00 WIT, 

Mias sempat tergeletak ditengah jalan di Jalan Yos sudarso dan dibawa ke Polsek namun sampai di Polsek ia mengalani kejang - kejang kemudian mulutnya berbusa setelah dibawa ke RSUD Mias meninggal dunia. Belum diketahui Mias mengkomsumsi miras jenis apa karena mabuk berat.

Selanjutnya adalah MK dan RD diketahui meninggal pada Minggu 5 Juli 2020 di RSMM. MK dan RD diketahui meninggal karena pada hari Sabtu mengomsumsi miras.

"Terkait 6 orang yang lainnya akan dilakukan pendalaman," ujar Kapolres.

Kapolres Mimika berharap bagi yang menyerbarkan informasi tersebut bisa memberikan informasi kepada Polres Mimika sehingga bisa dilakukan langkah-langkah hukum.

"Terkait dugaan salah satu toko miras yang menjual Vodca yang menyebabkan kematian akan dilakukan penyelidikan," ujarnya.

Pada saat ini kata Kapolres, Polres Mimika tiap malam sedang gencar - gencarnya melakukan kegiatan penertiban minuman keras karena dalam satu bulan ini sudah banyak gangguan keamanan yang diakibatkan oleh miras

"Informasi 11 orang meninggal dunia akibat konsumsi miras tidak benar karena tidak semuanya meninggal dunia karena miras. n
Namun demikian Polres Mimika akan melakukan penyelidikan mendalam, kami berharap masyarakat pada saat situasi pandemi covid 19 ini bisa menghindari miras," tuturnya. (Kristin)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

1 komentar:

  1. QQHARIAN Situs Betting Online Terbaik ,Terpercaya & Terlengkap Serta di Dukung Berbagai Provider Ternama. Dapatkan EXTRA BONUS 200% setiap kali melakukan transaksi, Bisa berulang kali dalam sehari Dan bisa Penarikan Kapan Saja. Info lebih lanjut bisa langsung CLICK DISINI Dan Hub. CS nya guys.

    BalasHapus