Karena Corona, Walau Sakit Masyarakat Mimika Ogah Periksakan Diri ke Fasilitas Kesehatan

Bagikan Bagikan
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Reynold Ubra (foto:SAPA/Jefri Manehat)


SAPA (TIMIKA) - Dengan adanya penyebaran covid-19 ini, banyak masyarakat yang takut dan tidak ingin periksakan diri ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan pelayanan. Masyarakat lebih memilih diamkan rasa sakit dan bertahan dirumah saja.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Reynold Ubra meminta untuk tidak menahan sakit yang dialaminya, dan sebaiknya memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan pelayanan.

Lebih lanjut, Reynold menjelaskan, tidak semua orang yang dengan gejala ketika datang ke fasilitas kesehatan harus dirapid tes,  tetapi petugas hanya akan melakukan screening, selanjutnya melakukan wawancara untuk mengetahui yang bersangkutan pernah melakukan perjalanan keluar daerah dan pernah kontak dengan kasus atau tidak, karena hari ini di Timika orang dengan gejala malaria juga memiliki batuk pilek.

Jadi tidak semua orang yang datang dengan sakit harus dirapid tes. Oleh karenanya masyarakat tidak usah takut datang ke fasilitas kesehatan untuk periksakan diri dan mendapatkan pelayanan ketika sakit, tegas Jubir Covid-19 Kabupaten Mimika itu.

Reynold juga mengungkapkan dalam beberapa bulan belakangan ini, kasus malaria di Timika meningkat, di mana perharinya setiap puskesmas dalam kota melaporkan 30 sampai 50 kasus malaria, diikuti Diare, dan batuk pilek.

“Masyarakat, kami hanya minta untuk tetap menjaga imunitas tubuh selama musim hujan ini. Menjaga kesehatan itu jauh lebih penting, karena obat sesungguhnya itu ada di dalam diri setiap individu, kata Pria Kelahiran Fak-Fak 1974 itu. (Jefri Manehat)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar