Karyawan Papua di PT. SANDVIK Mimika Makin Sedikit, di PHK Tanpa Alasan Pasti

Bagikan Bagikan
Aksi damai di halaman kantor PT SANDVIK Kuala Kencana Timika - Papua (Foto: SAPA/ACIK)

SAPA (TIMIKA) - Karyawan yang merupakan orang Papua asli di PT SANDVIK Mimika tinggal sedikit karena diPHK setiap tahunnya secara pelan-pelan tanpa alasan pasti.

Akibat dari PHK yang dilakukan secara sepihak ini, dari lima ratusan karyawan yang ada, jumlah karyawan orang asli Papua di PT SANDVIK saat ini hanya tinggal empat puluhan orang.

Demikian pesan yang disampaikan dalam aksi damai yang digelar puluhan karyawan asli Papua wilayah Lowland di halaman kantor PT. SANDVIK di Kuala Kencana Timika-Papua, Selasa (28/7/2020)

Massa menuntut agar bisa berbicara langsung dengan Direktur Utama PT. SANDVIK dan menyatakan sikap.

Terhitung hingga tanggal 28 Juli, terdapat empat karyawan Papua yang diketahui telah masuk daftar nama yang akan di-PHK oleh manajemen PT. SANDVIK Kuala Kencana.

Yulens Rumfaker selaku Ketua Tongoi Papua mengatakan bahwa selain menuntut pembatalan PHK, dalam program pengembangan karyawan juga harus adil antara papua dan non Papua. Sebab, hingga saat ini  tidak ada orang asli Papua yang menempati posisi yang lebih baik dalam perusahaan kontraktor PT Freeport Indonesia (PTFI) tersebut.

“Inti aksi damai yang kami lakukan saat ini adalah supaya PHK yang sementara diproses harus dibatalkan. Kami mau bicara langsung dengan Direktur Utamanya yang orang asing yaitu Mr. Pieter Low tanpa harus adanya perwakilan. Sampai saat ini tidak ada Papua yang punya posisi baik dalam perusahaan PT. SANDVIK. Ini sangat menyedikan bagi kami yang Papua,” ungkap Yulens kepada Salam Papua di halaman kantor PT. SANDVIK di Kuala Kencana, Selasa (28/7/2020).

Menurut dia, PHK khusus karyawan Papua di PT. SANDVIK telah dilakukan beberapa tahun terakhir, hingga saat ini juga akan ada empat orang yang akan di-PHK. Padahal jumlah karyawan Papua di PT. SANDVIK sangat sedikit jika dibandingkan dengan karyawan yang merupakan pendatang atau non Papua. Dengan demikian, jika kali ini empat karyawan Papua yang diPHK, maka yang tersisa hanya berjumlah 43 orang.

“Pengalaman PHK sebelumnya, PT. SANDVIK menjanjikan untuk mempekerjakan kembali karyawan-karyawan yang telah diPHK, tapi kenyataannya hal itu tidak terjadi. Malahan sekarang ada lagi Papua yang diPHK. Kami harus bertindak, karena perusahaan ini di atas tanah kami. Kenapa kami yang punya bumi ini ditendang? Sedangkan yang pendatang selalu diprioritaskan,” tuturnya.

PT. SANDVIK dinilai tidak komitmen lantaran sebelumnya beberapa hari lalu telah ada pertemuan bersama PTFI dengan kesepakatan agar tidak melakukan PHK terhadap karyawan Papua.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Papuan Development Coordinator, Ricky Waromi. Ricky mengatakan, jumlah karyawan Papua di PT. SANDVIK tidak seberapa banyak dibandingkan dengan karyawan yang non Papua.

Menurut dia, putusan PHK terhadap karyawan Papua yang dilakukan manajemen PT. SANDVIK sangat tidak transparan. Padahal, setiap putusan PHK harus disertai alasannya.

“Yang disampaikan pak Yulens itu sangat benar. PHK yang dilakukan juga tidak transparan, dalam artian manajemen tidak memberitahu alasannya kenapa setiap karyawan Papua itu di-PHK,” tutur Ricky.

Ketika adanya program efisiensi atau pengurangan karyawan, maka orang Papua yang selalu menjadi korban terbanyak tanpa ada alasan yang pasti. Di saat pergantian atau hand over, orang Papua cenderung hilang dan ruangnya diisi oleh orang non papua.

Dalam proses rekrutmen karyawan baru, orang Papua yang ada dalam manajemen tidak pernah dilibatkan, sehingga tidak bisa mengontrol laju perkembangan rekrutmen orang Papua di PT SANDVIK.

“Seharusnya dijelaskan bahwa orang ini dapat PHK karena performa kerjanya tidak bagus ataupun alasan yang lainnya. Padahal PT. SANDVIK beroperasi dalam wilayah Papua, tapi kenapa Papuanya disingkirkan semua,” tegasnya.

Aksi ini dilakukan lantaran massa kecewa dengan setiap kebijakan yang dilakukan secara terus menerus tanpa adanya perubahan.

Iapun menambahkan, dari lima ratusan karyawan PT. SANDVIK, orang Papua yang mengisi jabatan staf hanya berjumlah kurang lebih 16 orang, sedangkan di posisi manajemen hanya ada dua orang, tetapi  saat ini satu orang di antaranya telah di-PHK. Demikian juga di level-level lainnya keberadaan orang Papua bisa dihitung jari.

“Kami merasa hak kami sebagai orang Papua dizolimi. Makanya kami harus turun dan berorasi menyampaikan niat kami. Yang kami lakukan adalah supaya kami tetap diberi kesempatan bekerja bagi kami orang Papua. Kami bisa bekerja. Apabila diberikan kesempatan, maka kamipun akan memberikan yang terbaik,” jelasnya.

Sedangkan perwakilan dari karyawan Perempuan, Meiske Isir mengaku, sangat sedih lantaran sejak lama karyawan perempuan Papua di PT. SANDVIK hanya tiga orang.

Menurut dia, yang sangat miris adalah untuk pengisian posisi staf, didominasi oleh karyawan pendatang yang tanpa melalui kontrak kerja dan hanya menggunakan sistem titipan, selanjutnya dengan cepat langsung ditetapkan sebagai karyawan permanen.

Banyak karyawan Papua yang mulai bekerja melewati syarat perekrutan yang ketat serta dimulai dari status sebagai karyawan lepas, tetapi sangat sulit, bahkan tidak dinaikan statusnya sebagai karyawan permanen.

“Saya masuk tahun 2007, selanjutnya di tahun 2014 baru ada lagi satu orang perempuan Papua di SANDVIK. Ada juga satu orang perempuan Papua, berarti kami hanya tiga orang saja. Padahal banyak perempuan Papua yang mendaftar dan mempunyai kemampuan. Kenapa SANDVIK seperti ini? Padahal visi misinya ada keberpihakan khusus untuk Papua,” ungkap Meiske.

Selain hal tersebut di atas, ada beberapa point permintaan Tongoi Papua PT. SANDVIK yaitu agar membatalkan paket PHK seluruh karyawan orang Papua, komposisi HR/IR PT Sandvik segera dirombak, posisi manager HRD segera diisi oleh orang Papua, serta memperhatikan dan mengevaluasi pekerja Papua yang telah bekerja di atas lima tahun namun belum mendapatkan Promosi.

Massa meminta kepada pihak perusahaan untuk menghubungkan mereka dengan petinggi PT Sandvik di Australia agar dapat berbicara secara langsung. (Acik)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

1 komentar:

  1. Ayoo.. Kunjungi dan bergabung bersama Dupa88 titik co sarana slot Game online yang memberikan kenyamanan buat para maniac gamers.!! Bonus bonus yang menakjubkan selalu di persiapkan
    untuk teman teman yang ingin bergabung bersama kami, yuks.. jangan buang waktu segera buktikan kalau Dupa88 titik co paling best ya guys...Slot games

    BalasHapus