Bupati Mimika Perintahkan Tangkap Karyawan Positif Covid Yang Tidak Isolasi Diri

Bagikan Bagikan
Karyawan PTFI di Cek Poin Kuala Kencana.

SAPA (TIMIKA) -   Pemerintah Kabupaten Mimika pada hari ini Kamis (16/7/2020) bersama Forkopimda Kabupaten Mimika kembali sepakati melanjutkan penerapan new normal.

Pada New Normal yang mulai berlaku mulai 17 Juli hingga 30 Juli 2020 ini, Wilayah Tembagapura kembali diberlakukan PSDD, dibatasi pergerakannya untuk tidak masuk ke Timika. Ini terjadi karena pada masa new normal dua minggu sebelumnya ditemukan sejumlah kasus positif covid dari Tembagapura yang merupakan karyawan PT Freeport Indonesia (PTFI).

Dari 47 kasus baru di Mimika, Jubir Tim Gugus, Reynold Ubra kepada wartawan Kamis (16/7/2020) mengatakan semuanya merupakan karyawan PTFI. Dari 47 kasus baru itu, 13 orang sedang  melakukan isolasi mandiri di rumah, di Wilayah Kota Timika.

"13 orang yang sedang di isolasi di rumah ini kabarnya mereka beraktivitas seperti biasa di luar rumah.  Pada saat tim gugus ingin menemui mereka untuk melakukan tracking kontak, tim gugus di maki-maki, bahkan tidak dibukakan pintu," jelas Reynold seusai rapat evaluasi bersama.

Karyawan dengan status positif  covid-19 dilaporkan masih pergi ke tempat perbelanjaan dan tempat publik lainnya.  

Reynold mengatakan Management PTFI harus bertanggung jawab untuk hal ini, karyawan harus patuh.

Menurut Reynold, Bupati Mimika telah instruksikan untuk menangkap karyawan positif yang berkeliaran di luar rumah.

Ditegaskan, jika hal ini tidak segera diambil langkah oleh management PTFI, maka tim gugus bersama TNI Polri yang akan ambil langkah.

"Oleh karenanya, setiap karyawan PTFI ketika akan turun dan naik Tembagapura untuk bekerja wajib swab bukan lagi rapid tes," sambung Reynold.

Reynold menjelaskan, selama new normal ini dari 267 karyawan yang di rapid test pada pintu masuk Gorong-Gorong, 11 orang dinyatakan reaktif rapid tes. Berdasarkan itu semua sehingga PSDD  diterapkan kembali di wilayah Tembagapura. (Jefri Manehat)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar