Pemkab Mimika Segera Tangani Lokasi Terdampak Banjir di Sekitar PT PAL

Bagikan Bagikan
Bupati Mimika, Eltinus Omaleng,SE,MH tinjau lokasi banjir di sekitar PT PAL (Foto:SAPA/Jefri)

SAPA (TIMIKA) -  Terkait bencana banjir yang melanda warga di sekitar PT PAL, Distrik Iwaka, Plt Sekda Mimika, Nicholaas Kuahaty kepada wartawan seusai rapat bersama dengan pimpinan OPD di lingkup Pemkab Mimika pada Kamis (30/7/2020), mengungkapkan pemerintah segera mengambil langkah untuk penanganan bencana tersebut.

Ada beberapa langkah yang segera dilakukan oleh pemerintah Kabupaten Mimika di antaranya adalah pendekatan etnografi dan pendekatan secara teknis.

Nicky, begitu sapaan akrab Nicholaas, mengatakan bahwa pendekatan etnografi dilakukan karena menurut masyarakat setempat bencana tersebut terjadi karena alam marah. Pemerintah daerah akan sikapi dengan memberikan bantuan  sosial kepada masyarakat yang terkena dampak. Sedangkan pendekatan teknis dilakukan dengan cara pemerintah daerah segera memfungsikan jalan sementara agar akses masyarakat dari dan ke kota segera terbuka kembali. Selain itu pemerintah juga segera melakukan normalisasi kali.

"Dari hasil rapat bersama, normalisasi  akan ditangani oleh dinas PU Kabupaten Mimika, dengan terlebih dahulu BPBD  mengusulkan kepada kepala Daerah untuk dana penanganan bencana karena pemerintah Kabupaten Mimika telah menetapkan status bencana alam di Mimika”, ujar Nicky.

Penanganan bencana ini menurut dia, akan melibatkan PT. PAL juga, karena Masyarakat yang terkena dampak itu ada di sekitar wilayah PT PAL.

Sebelumnya Bupati Mimika, Eltinus Omaleng meninjau langsung lokasi dan warga yang terkena dampak banjir di wilayah Distrik Iwaka itu.

Bupati Omaleng mengatakan, jalan yang rusak akibat diterjang banjir dengan panjang mencapai sekitar 1.000 meter yang harus diperbaiki.

Untuk jalan yang rusak itu merupakan tanggungjawab Pemerintah Pusat, sedangkan tanggul dan warga yang terkena dampak itu merupakan tanggungjawab pemerintah Kabupaten Mimika.

Bupati Omaleng meminta kepada masyarakat setempat untuk tidak membuat kebun di dekat kali karena hal tersebut yang menyebabkan banjir ketika hujan deras.

Dari pengamatan Salam Papua, di pinggir sungai sepanjang jalan Trans Nabire pohon-pohon habis ditebang masyarakat untuk dijadikan kebun. (Jefri Manehat)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

1 komentar:

  1. Ayoo.. Kunjungi dan bergabung bersama Dupa88 titik co sarana slot Game online yang memberikan kenyamanan buat para maniac gamers.!! Bonus bonus yang menakjubkan selalu di persiapkan
    untuk teman teman yang ingin bergabung bersama kami, yuks.. jangan buang waktu segera buktikan kalau Dupa88 titik co paling best ya guys...Slot games

    BalasHapus