Pemprov Papua Rencanakan 28 Kabupaten Menerapkan Adaptasi Normal Baru

Bagikan Bagikan

Wakil Gubernur Papua Klemen Tinal. (Foto-Antara)
SAPA (JAYAPURA) - Pemerintah Provinsi Papua merencanakan sebanyak 28 kabupaten dari  29 kabupaten dan kota di wilayahnya sudah dapat menerapkan adaptasi normal baru, sedangkan satu kota dinyatakan masih merupakan daerah yang tingkat kasusnya tinggi untuk COVID-19.

 

Wakil Gubernur Papua Klemen Tinal di Jayapura, Kamis, mengatakan untuk 28 kabupaten dianggap sudah dapat beradaptasi dengan normal baru, namun masih ada daerah yang memerlukan perhatian khusus.

 

"Kota Jayapura merupakan satu daerah yang masih memerlukan perhatian khusus dan belum bisa menerapkan adaptasi normal baru," katanya.

 

Menurut Klemen, hanya karena Kota Jayapura belum dapat menerapkan adaptasi normal baru, bukan berarti 28 kabupaten lain di Papua tidak dapat menuju adaptasi normal baru.

 

"Sehingga bagi 28 kabupaten ini, aktivitas belajar mengajar hingga peribadatan sudah dapat dilaksanakan di sekolah dan rumah ibadah namun tetap memperhatikan protokol kesehatan," ujarnya.

 

Dia menjelaskan pemberlakuan adaptasi normal baru di Provinsi Papua ini akan mulai diterapkan setelah pihaknya rapat bersama pemerintah kabupaten/kota dan forkompimda.

 

"Relaksasi tahap dua berkontekstual Papua akan berakhir pada 31 Juli 2020 sehingga setelah ini baru ditentukan lagi kebijakan selanjutnya," katanya lagi.

 

Dia menambahkan pihaknya mengingatkan, untuk menanggulangi penyebaran COVID-19 kembali kepada pribadi masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan seperti menjaga jarak, memakai masker dan rajin mencuci tangan. (Antara)


Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar