Persiapan Hari Raya Kurban, Dinas Peternakan Mimika Siapkan 229 Ekor Sapi

Bagikan Bagikan
Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Mimika, Yosefin Sampelino. (Foto : SAPA/Kristin)


SAPA (TIMIKA) - Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Dinas Peternakan tahun ini menyiapkan  229 ekor sapi di tiga rumah pemotongan hewan (RPH) kurban.

Adapun tiga RPH yang bisa menjadi rekomendasi siapa yang ingin membeli hewan kurban yang sudah sesuai protokol kesehatan dari disnak adalah RPH milik Sawin, pinggir jalan di Km7,  Lokasi RPH di Tempat pak Alimi Sp.1, dan RPH milik Syamsuddin di Irigasi.

Dimana dari 299 ekor sapi yang disiapkan dibagi menjadi sebanyak 114 ekor di penjual sawen, kemudian RPH Alimin sebanyak 102 ekor dan RPH milik Syamsudin sebanyak 13 ekor.

"Untuk sapinya ada yang dari sorong dan ada yang sapi lokal," jelas Kepala Dinas Peternakan kepada wartawan, Senin (20/7/2020).

Dia menjelaskan, untuk 299 ekor sapi tersebut belum diperiksa, disnak baru turun untuk memastikan jumlah hewan yang tersedia.

"Pemeriksaan hewan kurban Ante Morthem nanti akan dilaksanakan pada tgl 23 Juli 2020,  yg dilaksanakan oleh  Dinas Peternakan dan kesehatan Hewan, bersama sama dengan MUI. Sedangkan pemeriksaan Post Mortem akan dilaksanakan oleh Dinas Peternakan dan Keswan  pada saat pemotongan hewan kurban pada hari Raya Idul Adha tgl 31 Juli 2020," jelasnya.

Berkaitan dengan situasi bencana Covid - 19 ini maka dalam hal pelaksanaan kegiatan kurban tetap Wajib memperhatikan Protokol Kesehatan yang telah ditetapkan oleh Pemerintah, guna mencegah  terjadinya penularan  atau  penyebaran COVID-19.

"Didalam melaksanaakan Kegiatan kurban  mulai dari Penjualan Hewan Kurban,  sampai pada  pemotongan hewan kurban, sangat perlu untuk tetap memperhatikan Prosedur Pelaksanaan  New Normal, dengan menetapkan langkah langkah guna mengantisipasi,  mencegah dan mengendalikan potensi penularan COVID19," katanya.

Kemudian ditempat penjualan dan pemotongan hewan kurban dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan  antara lain, menjaga jarak, menggunakan masker, tidak memegang muka, mulut, mata dan hidung serta  sering mencuci tangan dgn menggunakan sabun.

Yosefin mengatakan, langkah langkah pelaksanaan Kegiatan Kurban, pada masa New Normal ini telah disampaikan melalui Surat Edaran Direktur Jenderal Peternakan dan keswan, Kementerian Pertanian.

"Sudah disosialisasikan dan disampaikan pada hari kamis,9 Juli 2020, bertempat di hotel serayu, kepada para Pelaksana atau panitia pelaksana Kegiatan Kurban dimasing masing mesjid yg ada di Kabupaten Mimika, sehingga telah ditentukan tiga RPH yang menjadi tempat pemotongan kurban," ujarnya.

Kemudian, Apabila ada Mesjid  yang mau melaksanakan  pemotongan hewan korban sendiri, kata Yosefin agar menyampaikan surat permohonan ijin kepada Dinas Peternakan dan keswan Kabupaten Mimika.

"Kemudian pihak Dinas akan turun memeriksa apakah bisa memenuhi persyaratan yg sudah tertuang dalam surat edaran atau tidak," katanya.

Apabila memenuhi persyaratan, maka pihak Dinas  akan memberikan surat ijin Pemotongan Hewan kurban di mesjid bersangkutan, dan  sekaligus meminta surat pernyataan kesanggupan dari Panitia Kegiatan kurban di Mesjid bersangkutan, bahwa mereka sanggup  mengikuti aturan protokol kesehatan Covid,19 dan persyaratan yg telah ditentukan.

Semua ini dilakukan agar pelaksanaan Kegiatan Kurban pada Hari Raya idul Adha  31 Juli 2020, dapat terlaksana dengan baik, dan semua  Umat Muslim yang melaksanakan  kegiatan Kurban dan merayakan  Hari raya Idul Adha tetap sehat, dan tetap bisa mencegah  penularan dan penyebaran Covid19 ini.

"Untuk pemotongan hewan di Mesjid - masjid masih sementara dilakukan pengecekan, oleh Disnakkeswan, Mudah - mudahan paling lambat, Rabu sudah ada kepastian," tuturnya. (Kristin)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar