Resahkan Masyarakat, 23 Motor Knalpot Racing Diamankan Polres Mimika

Bagikan Bagikan
Puluhan motor yang diamankan di kantor Pelayanan Polres Mimika (Foto:SAPA/Kristin)


SAPA (TIMIKA) - Meresahkan masyarakat, sebanyak 23 motor yang memakai knalpot racing diamankan polisi.

Hal ini disampaikan oleh Kapolres Mimika  AKBP I Gusti Gde Era Adhinata dan Kasat Lantas Iptu Devrizal, Kamis (30/7/2020) di Kantor Pelayanan Polres Mimika.

Kendaraan yang diamankan tersebut berdasarkan hasil hunting Kabag Ops, jajaran Sabhara, reskrim dan satuan Lalu Lintas pada, Rabu (29/7/2020) malam di dua titik yakni depan Perempatan Cenderawasih - Budi Utomo dan perempatan Busiri - Budi Utomo.

Kasat Lantas Polres Mimika, Iptu Devrizal menjelaskan, kendaraan yang terjaring adalah sebanyak 53 kendaraan bermotor, di mana 23 di antaranya adalah motor menggunakan knalpot racing dan sisanya karena tidak memiliki kelengkapan berkendara.

"Selama ini kendaraan tersebut (knalpot racing,red) sangat meresahkan masyarakat yaitu membuat bisingnya suatu keadaan di mana orang sedang istirahat maupun sedang santai di tempat-tempat yang disinggahi," katanya.

Kapolres Mimika  AKBP I Gusti Gde Era Adhinata mengatakan saat ini Polres Mimika sedang melaksanakan operasi patuh matoa, yang juga akan menindak kendaraan bermotor yang menggunakan knalpot racing.

"Yang paling menonjol, saat ini adalah kegiatan yang menimbulkan keresahan yaitu suara kebisingan yang menimbulkan kecemasan pada masyarakat bahkan geng-geng motor yang memakai knalpot racing dan saling memberikan provokasi di jalan sehingga menimbulkan gesekan antar kelompok," kata Kapolres.

Dalam upaya yang dilakukan pihaknya juga melakukan pengecekan kelengkapan terhadap kendaraan-kendaraan yang telah ditahan.

"Kita lakukan penilangan dan untuk yang knalpot racing, motornya akan kita keluarkan kalau pemiliknya bisa mengganti dengan knalpot standar serta dapat menyerahkan bukti STNK dan BPKB. Kalau tidak ada kita tahan untuk kita selidiki lebih lanjut apakah motor tersebut barang curian atu bukan," katanya.

Ia juga mengingatkan kepada masyarakat apabila ada oknum Polisi yang menggunakan knalpot racing dan saat berkendara tidak menggunakan standar lalu lintas, bisa melaporkan dan disertai bukti foro.

"Tentunya kita akan lakukan tindakan tegas mengambil tindakan disiplin. Kami sudah sepakat, sebelum memberikan tindakan kepada masyarakat harus memberikan contoh yang baik," imbaunya. (Kristin)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar