SMAN 1 Anggarkan 160 Juta Untuk Siswa Belajar Online

Bagikan Bagikan
Kepala Sekolah SMAN 1 Mimika, Matheus Mamo. (Foto : SAPA/Kristin)

SAPA (TIMIKA) - SMA Negeri 1 Mimika telah siap untuk melaksanakan pembelajaran secara online, untuk itu telah dianggarkan Rp. 160 juta untuk membeli akun quipper school sebagai media pembelajaran siswa.

"Jadi soal model pembelajaran ini kita ada buat MoU dengan beberapa pihak, yang pertama itu quipper. Quipper itu terkait dengan materi ajar, bahan ajar jadi kami telah lakukan pembayaran Rp.160 juta dianggarkan melalui dana BOS untuk akun siswa," jelas Kepala Sekolah SMAN 1 Mimika, Matheus Mamo, Selasa (21/7/2020).

Matheus mengatakan, akun tersebut telah dibayar agar memudahkan siswa dalam mengakses untuk proses pembelajaran.

"Jadi akun dibuat sesuai dengan jumlah siswa yang ada di SMAN 1 kelas 10 sampai 12," katanya.

Kemudian terkait dengan data internet, pihaknya akan bekerjasama dengan Telkomsel.

"Untuk strategi pembelajaran, kami gunakan beberapa aplikasi whatsAap, goggle clas room, zoom dan lainnya," katanya.

Dia menjelaskan pihaknya telah menyusun program belajar online tersebut untuk enam bulan ke depan. Untuk siswa yang tidak memiliki fasilitas untuk mengakses internet, SMAN 1 telah menyiapkan metode alternatif yakni manual.

"Kita sudah antisipasi makanya kita undang siswa secara langsung kemudian kita data siswa yang bisa terlayani secara online kita akan layani secara online, siswa yang tidak memiliki fasilitas secara online kita nanti akan layani secara manual," jelasnya.

Metode manual yang dimaksud yakni memberikan siswa modul, kemudian siswa datang ambil di sekolah lalu ada tugas-tugas dikerjakan kemudian dikembalikan ke sekolah.

"Itu kita dari sekolah dalam rapat sudah sepakat bahwa guru nanti akan laksanakan workshop hari Jumat dan Sabtu mendatang, terkait dengan pembuatan program tahunan, program semesteran, terus analisis silabus dan lainnya, kemudian guru dilatih untuk menggunakan fasilitas quipper," ujarnya.

Matheus mengatakan nanti usai melaksanakan workshop, setiap guru akan menjelaskan kepada siswa bagaimana cara pembelajaran dengan sistim virtual dan pembelajaran akan mulai dilaksanakan. (Kristin)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar