Tidak Ada Pungutan Biaya Pendaftaran Siswa Baru di SMPN 2 Mimika

Bagikan Bagikan
Kepsek SMPN 2, Tania Sihombing bersama Kadisdik Mimika, Jeni Ohestin Usmani. (Foto: Istimewa)

SAPA (TIMIKA) – Kepala Sekolah (Kepsek) SMPN 2 Mimika, Tania Sihombing bantah isu yang beredar terkait adanya pungutan biaya pendaftaran siswa baru di sekolah tersebut.

Tania menjelaskan, dari tahun ke tahun SMPN 2 Mimika tidak pernah memungut biaya pendaftaran. Pengambilan formulir dilakukan tanggal 3 hingga 4 Juli, saat ini pengembalian formulir sekaligus tes menulis, membaca dan menghitung.

“Sebanyak apapun kami akan layani dan tanpa pungut biaya. Contohnya hari pertama pendaftaran, hingga jam sembilan pagi formulir habis sebanyak 500 lembar, tapi kami tetap layani secara gratis,” jelas Tania kepada Salam Papua di SMPN 2 Mimika, Selasa (7/7/2020).

Sedangkan Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Mimika, Jenni Ohestin Usmany mengatakan bahwa dari SMPN 2 telah membantah. Namun jika pungutan biaya itu terjadi di sekolah lain, maka orang tua harus melapor ke Disdik via nomor 085211307371. Sebab, berdasarkan perintah Bupati Mimika semua sekolah itu gratis dan telah dibiayai Pemda.

“Harus lapor ke Dinas supaya kami langsung tindaklanjuti. Ini bukan main-main, jadi jangan hanya mengeluh di luar saja atau ke media sosial,” katanya. 

Standar penerimaan siswa baru harus sesuai zonasi 50 persen, afirmasi 20 persen, 20 persen prestasi dan 10 persen mengikuti tugas orang tua (pindahan). 

Dalam situasi pandemi covid-19 ini, masyarakat sangat susah, sehingga tidak diperbolehkan bagi sekolah negeri memungut biaya pendaftaran.

Dari pemerintah pusat telah salurkan dana BOS dan Pemda berikan Bobda. Demikian juga, untuk honor guru-guru telah dibayar Pemkab. Dengan demikian untuk apa lagi memungut biaya pendaftaran? 

“BOS dan Bobda itu sudah cukup. Jadi tidak perlu lagi pungut dari orang tua. Makanya kalau ada yang pungut biaya, orang tua silahkan hubungi nomor telepon ke 085211307371. Kalau memang pungutan itu terbukti, berarti Kepseknya langsung kita ganti. Itu merupakan perinta Bupati, karena berkaitan dengan visi misinya terkait sekolah gratis,” jelasnya. (Acik)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar