Wabup Rettob Tidak Dilibatkan dalam Rolling Pejabat, DPC PDIP Mimika Sangat Kecewa

Bagikan Bagikan
Ketua DPC PDIP Mimika, Yohanes Feliks Helyanan 
didampingi Sekretaris DPC PDI-P Mimika, Alfian Akbar Belyanan 

SAPA (TIMIKA) – DPC PDIP Mimika sangat kecewa lantaran mengetahui  Wakil Bupati, Yohannes Rettob tidak dilibatkan dalam proses rolling pejabat di lingkup Pemkab Mimika yang dilakukan tanggal 18 Juli lalu.

Ketua DPC PDIP Mimika, Yohanes Feliks Helyanan mengatakan,  Wabup Rettob mengaku tidak mengetahui adanya rolling pejabat di lingkup Pemkab. Hal ini tentunya sangat tidak baik mengingat sebagai partai pengusung, PDIP juga berjuang sehingga Wabup Rettob dan Bupati menjadi satu paket guna memimpin pembangunan di Mimika.

“Kami kecewa dengan hal ini dan sebagai Ketua DPC PDIP, saya juga harus bersuara, karena keluhan Wabup Rettob telah diketahui sampai ke DPD hingga ke Pusat. Sebagai partai pengusung, saya juga dipertanyakan  dari pusat terkait sejauhmana keluhan Wabup itu. PDIP ikut memperjuangkan kemenangan ini dan Wabup Rettob juga kerja keras,” ungkap Yohanes saat melakukan jumpa pers di Grand Tembaga Hotel, Minggu (19/7/2020).

Mengingat hal itu, Bupati seharusnya wajib memberikan penghargaan khusus atas perjuangan bersama tersebut. Penghargaan yang dimaksud adalah bagaimana caranya agar Wabup Rettob juga harus dilibatkan dalam mengambil dan memutuskan kebijakan politik ataupun kebijakan lainnya dalam tatanan pemerintahan.

“Saya bicara di sini selaku Ketua DPC PDIP sebagai partai pengusung yang bersama-sama Golkar sehingga Bupati dan Wabup bisa satu paket. Kami sangat kecewa, padahal Wabup Rettob ini merupakan figur yang benar-benar kami percaya, karena kemampuannya untuk mendampingi Bupati Omaleng,” katanya.

Dijelaskan bahwa rolling yang dilakukan secara besar-besaran mulai dari pejabat tinggi Pratama hingga Kepala Puskesmas dan Kepala Sekolah.  Namun, sangat tidak bijaksana ketika Wakil Bupati tidak dilibatkan.

Karena itu, diminta agar Bupati harus bijak dengan banyaknya keluhan masyarakat atas rolling jabatan yang telah dilakukan. Keluhan masyarakat adalah terkait tidak berimbangnya keterwakilan putra daerah dalam jabatan-jabatan yang ada.

“Wabup Rettob juga semula tidak ingin maju bukan karena keinginan atau ambisinya, tapi karena diajak Bupati. Jadi, PDIP sangat-sangat merasa kecewa,” jelasnya.

Hal yang sama juga disampaikan Sekretaris DPC PDIP Mimika, Alfian Akbar Belyanan. Alfian mengatakan, memang berdasarkan undang-undang Pemda, kapasitas seorang Wabup hanya untuk memberikan masukan kepada Bupati. Berarti hak prerogatif Bupati adalah untuk mengangkat pejabat, tetapi perlu diingat bahwa di dalam UU Pemda itu yang mempunyai tugas untuk membina dan mengawas ASN adalah Wabup. Berarti, Wabup yang lebih mengetahui siapa ASN yang cocok untuk menduduki jabatan tertentu.

“Tidak ada salahnya kemudian Bupati meminta pertimbangan dari Wabup dalam urusan rolling pejabat ini. Padahal seluruh masyarakat  Mimika tahu siapa paling aktif ke lapangan untuk sidak ke setiap dinas dan yang jalani tugas lainnya. Itu berarti Wabup Rettob yang lebih mengetahui kapasitas ASN. Tapi, kami sangat kecewa ketika Wabup tidak dilibatkan, bahkan Wabup mengaku tidak tahu adanya rolling,” kata Alfian.

Menurut dia, secara politik Bupati dan Wabup sama-sama memiliki legitimasi, karena keduanya sama-sama dipilih secara paket.

“Bukan karena Bupati dari Golkar dan Wakil dari PDIP, lalu Wabupnya tidak dilibatkan. Hal ini tentunya bikin kita malu dan kecewa mengingat telah sama-sama berjuang. Bagaimana kami dari PDIP mau terus bela Bupati kalau kondisinya seperti saat ini. Intinya polemik ini sudah diketahui sampai ke pusat, sehingga kami harus ikut bicara,” tuturnya. (Acik)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

1 komentar:

  1. QQHarian Situs Agen Betting Online Terpercaya,Terbaik & Terlengkap yang di dukung berbagai provider ternama di indonesia. Menang Berapapun lsg di bayar dgn proses maks. 2 menit Serta Menyediakan PROMO KALAH DI GANTI 100% guys. Info lebih lanjut kunjungi situs / Hub. CS kami dengan meng - CLICK DISINI

    BalasHapus