Anggota DPRD Deiyai Beri Bantuan pada Masyarakat Terdampak Banjir di Trans Nabire

Bagikan Bagikan
Anggota Komisi C DPRD Kabupaten Deiyai, Naftali Magai (Foto:Istimewa)


SAPA (TIMIKA) - Tangani korban banjir di wilayah Jalan Trans Nabire, Anggota Komisi C dan sekaligus Ketua fraksi PKB DPRD Kabupaten Deiyai, Naftali Magai memberikan bantuan berupa Bahan Makanan (Bama), uang Tunai dan sebagainya kepada masyarakat terdampak banjir di Trans Nabire.

Naftali menjelaskan wilayah Trans Nabire ada desa induk yakni di wilayah PT.PAL, Kali Putih dan Kali Kabur yang tergabung dalam satu Kampung yakni Kampung Mudetadi di mana di Kampung tersebut terdapat 70 kepala keluarga yang juga terkena dampak banjir, sehingga bukan hanya peran dari Pemkab Mimika namun juga peran dari Kabupaten Deiyai dalam menangani kondisi tersebut.

"Saya anggota DPRD di utus dari Distrik Bogobaida Kabupaten Deiyai memberikan apresiasi kepada pemerintah Mimika dan Deiyai, kemudian kepada semua pihak yang sudah membantu masyarakat kita yang terkena dampak Banjir," kata Naftali Magai kepada Salam Papua, Senin (3/8/2020).

Menurutnya selama ini dirinya selalu memantau langsung pemberian bantuan di lapangan, dan bantuan tersebut diberikan dengan lancar.

"Saya rasa bangga, banyak bantuan baik itu bantuan Bama, kemudian dari Pemda Deiyai memberikan bantuan uang tunai untuk 70 keluarga, yang mana per keluarga kurang lebih 3 juta," katanya.

Dalam pembagian Bama dari Kabupaten Deiyai juga, kata Naftali, pembagiannya sangat merata bukan hanya untuk 70 KK yang terkena dampak, namun juga semua lapisan penduduk baik pendatang, suku Kamoro, Mee dan Moni, semuanya diberikan bantuan.

"Saya rasa masyarakat sangat luar biasa, mereka sangat bersatu," ujarnya.

Selain itu, Pemkab Deiyai juga memberikan empat ekor Babi yang dibagikan untuk masyarakat di dua tempat yakni di kilo 12 dan di PT.PAL kampung Mudetadi.

"Pemda Mimika juga sudah ada pembicaraan mengenai sumbang babi, tapi saya belum tahu apakah sudah atau belum. Bakar batu menjadi budaya orang gunung hasilnya luar biasa, kemarin kami lihat semua masyarakat juga dapat dapat daging babi," katanya.

Di samping itu, ungkap Naftali, masyarakat juga sudah menyampaikan aspirasi kepada Pemkab Mimika dan Deiyai mengenai kebutuhan mereka. Kebutuhan tersebut dibagi menjadi kebutuhan jangka pendek seperti Bama, pakaian layak pakai dan lain sebagainya.

Ada pula kebutuhan jangka panjang yang diusulkan oleh masyarakat kepada Pemkab Mimika dan Deiyai, yakni masyarakat sangat membutuhkan rumah layak huni yang sebagian besar mengalami kerusakan akibat banjir.

"Saya akan coba untuk mengawasi dan menyampaikan apa yang menjadi kebutuhan masyarakat khususnya masyarakat Kabupaten Deiyai," tuturnya. (Kristin)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar