BMKG: Curah Hujan Tinggi di Mimika Hanya di Bulan Mei-Juli, Agustus Sudah Normal

Bagikan Bagikan
Prakirawan BMKG Timika, Perdana Usior. (Foto:SAPA/Jefri Manehat)

SAPA (TIMIKA) - Prakiraan cuaca berdasarkan data Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) bahwa curah hujan di Mimika mulai akan normal pada pertengahan Bulan Agustus 2020 ini.

Puncak curah hujan di Mimika, kata Prakirawan BMKG Timika, Perdana Usior, biasanya terjadi di bulan Mei, Juni dan Juli, dan terjadi setiap tahunnya, namun berbeda dengan tahun ini dimana curah hujan pada bulan Mei-Juli meningkat jauh dari normalnya.


Perdana kepada Salam Papua, Sabtu (1/8/2020) mengungkapkan, curah hujan di Mimika  dengan instensitas normal  biasanya mencapai 501 mm perbulan. Data BMKG di bulan Juni, intensitas hujan mencapai 968,1 mm perbulan, sedangkan di bulan Juli mencapai 964,6 mm perbulan.

“Prakiraan curah hujan di Timika mulai normal pada pertengahan Bulan Agustus 2020 mendatang,” kata Perdana

Sedangkan musim panas baru akan terjadi di bulan Oktober 2020 mendatang, akan tetapi kata Perdana itu tidak signifikan, karena pada bulan Oktober hujan masih akan turun namun tidak seperti bulan Mei, Juni dan Juli.

“Hujan di bulan Oktober sesuai prakiraan hanya akan turun ketika malam hari, sedangkan pagi hari akan lebih cerah,” tuturnya. 

Sepanjang Januari 2020 hingga Juli 2020, hujan di Mimika turun setiap hari. Dalam 30 hari, 25 sampai 28 hari turun hujan, sedangkan 2 sampai 5 hari tidak turun hujan, begitu pula pada tahun 2019 hujan turun sepanjang tahun. 

Menurut dia, curah hujan yang tinggi di Mimika disebabkan oleh efek geografis yang mana Wilayah Timika sendiri terdapat lereng gunung yang tinggi dan juga hamparan laut yang begitu luas, sehingga awan akan bergerak dari laut terdorong ke atas dan terjadi penumpukan, dan semakin banyak penumpukan awan maka potensi  terjadi hujan sangat besar. 

Hujan memang sepanjang tahun di Mimika namun potensi terjadinya banjir relatif kecil. Perdana melanjutkan, hal itu disebabkan oleh struktur tanah yang bagus, tapi jikalau curah hujan meningkat, maka tanah juga akan jenuh dan tidak kuat untuk menampung air, sehingga akan meluap dan terjadi banjir, seperti banjir yang tejadi di area PT. PAL jalan Trans Nabire.

Kenapa bisa terjadi banjir di PT PAL, karena mulai bulan April hingga Juli 2020 hujan terus terjadi dengan curah hujan yang tinggi, sehingga tingkat tanah mulai jenuh dan tidak mampu lagi untuk menampung  atau menyerap air, selain dari penggundulan hutan. (Jefri Manehat)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

2 komentar:

  1. Ayoo.. Kunjungi dan bergabung bersama Dupa88 titik co sarana slot Game online yang memberikan kenyamanan buat para maniac gamers.!! Bonus bonus yang menakjubkan selalu di persiapkan
    untuk teman teman yang ingin bergabung bersama kami, yuks.. jangan buang waktu segera buktikan kalau Dupa88 titik co paling best ya guys...Slot games

    BalasHapus
  2. QQHarian Adalah Agen Game online QQ Slot Terbaru 2020 Terbaik,Terpercaya & Terlengkap Di Indonesia Yang Di dukung berbagai PROVIDER TERNAMA DI DUNIA. Tersedia Berbagai PROMO TERBESAR, Salah Satunya Promo BONUS KEKALAHAN DI GANTI 100% FULL ( Bonus Welcome Cashback 100% ) TANPA SYARAT TO / TURNOVER. Info Lebih Lanjut bisa lsg Hub. CS kami dengan meng - CLICK DISINI

    BalasHapus