Karyawan PTFI Diperbolehkan Turun ke Timika dan Hanya Melalui Pemeriksaan Suhu Tubuh

Bagikan Bagikan
Bupati Kab. Mimika, Eltinus Omaleng,SE,MH (Foto:SAPA/Jefri Manehat)

SAPA (TIMIKA) - Menanggapi tuntutan karyawan PT Freeport Indonesia (PTFI) beberapa hari yang lalu, Pemerintah Kabupaten Mimika akhirnya membuat kebijakan bahwa karyawan PTFI diperbolehkan turun ke Timika.

Demikian disampaikan Bupati Mimika, Eltinus Omaleng,SE,MH setelah melakukan pertemuan tertutup bersama Management PTFI pada Selasa (25/8/2020) di Hotel Grand Tembaga, jalan Cendrawasih, Sp2 Timika.

"Kami sudah rapat bersama dengan  PTFI menanggapi apa yang menjadi tuntutan para karyawan PTFI, dan kesepakatan bersama Pemkab, PTFI dan Forkopimda, karyawan PTFI  diizinkan untuk beraktivitas (turun-naik) Timika-Tembagapura, dan tetap mengikuti jadwal. Intinya pertemuan tadi kita sepakat, apa yang menjadi tuntutan karyawan akan diselesaikan, termasuk tuntutan karyawan  terkait insentif itu akan diselesaikan oleh management PTFI," ungkap Bupati Omaleng.

Terhadap karyawan yang akan turun-naik Tembagapura, tetap mengikuti protokol kesehatan dan pemeriksaan hanya menggunakan suhu tubuh tidak lagi menggunakan PCR.

"Semua karyawan yang akan turun diukur suhu tubuhnya dan yang suhu tubuhnya diatas 3,8 akan dirapid tes, sedangkan suhu tubuhnya di bawah 3,8 atau normal diperbolehkan untuk turun," kata Bupati.

Di samping itu, Manager External Communication Corpcom PTFI, Kerry Yarangga mengungkapkan apa yang menjadi aspirasi karyawan sudah diakomodir oleh management PTFI.

"Pada intinya kita tetap memperhatikan apa yang menjadi permintaan karyawan. Hari ini karyawan sudah bisa diizinkan untuk turun-naik Tembagapura dan tentunya sesuai protokol kesehatan," ungkap Kerry.

Kerry menambahkan, terhadap alur turun-naik karyawan PTFI melalui layanan Bus Shift Day Off (SDO), tim masih melakukan pemeriksaan kembali untuk bisa melayani karyawan, dan akan disesuaikan dengan  kondisi jumlah karyawan.

"Kita akan atur teknis di lapangannya sedemikian mungkin, dengan tetap mematuhi protokol kesehatan,  dan harapan kita semua bisa berjalan baik dan bisa mengobati rasa rindu para karyawan," ujarnya. (Jefri Manehat)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar