Obat Malaria Langka di Mimika, Apotek dan Klinik Diminta Bantu Dinkes

Bagikan Bagikan
Yohanes Felix Helyanan (Foto:SAPA/Acik)


SAPA (TIMIKA) – Mengingat saat ini terjadi kelangkaan obat malaria di Mimika, maka semua Klinik dan Apotek yang memiliki rekomendasi diminta membantu Dinkes agar pasokan obat tersebut bisa memenuhi kebutuhan di Mimika.

“Apotek dan klinik itukan punya link khusus untuk pasokan obatnya. Jadi diharapkan bantu juga pemerintah dalam hal ini Dinkes. Obat itu jangan sampai kosong di Mimika, karena kita ini merupakan daerah pandemi malaria juga,” ungkap Wakil Ketua II DPRD Mimika, Yohanes Felix Helyanan, Senin (3/8/2020).

Pemerintah Pusat juga harus men-supplay secara rutin agar tidak sampai mengalami kekosongan. Demikian juga Dinkes Mimika harus proaktif agar persediaan obat malaria tetap ada dan diberikan kepada masyarakat yang mengalami sakit malaria.

“Kalau memang kurang, maka Dinkes harus desak ke Pusat. Yang perlu diketahui bahwa obat malaria ini sudah menjadi salah satu kebutuhan masyarakat kita di Mimika, sehingga tidak boleh kosong,” ujarnya. (Acik)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar