Billy Mambrasar Bertemu Menteri PPN/Bappenas Paparkan Program SDGs

Bagikan Bagikan

Staf Khusus Presiden RI Billy Mambrasar (kanan) berpose dengan Menteri Bappenas-PPN RI Suharso Monoarfa (dua kanan). (Foto-Antara)

SAPA (JAYAPURA)
- Staf Khusus Presiden RI Billy Mambrasar bertemu dengan Menteri PPN/Bappenas RI Suharso Monoarfa guna memaparkan kemajuan kerja yang telah dilakukannya selama menjabat Duta Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) RI sejak penunjukkan pada Agustus 2019.

 

"Dalam pertemuan pada Selasa pekan ini di kantor Bappenas, saya utarakan bahwa selama ini sudah mendorong beberapa pergerakan untuk memajukan pembangunan di tanah Papua dalam bidang kewirausahaan, ekonomi kreatif, Pendidikan, dan ekonomi hijau," kata Billy ketika dihubungi dari Kota Jayapura, Papua, Kamis.

 

Staf khusus Presiden Billy juga memberikan perencanaan tersebut kepada  Menteri PPN/ Bappenas dan berharap agar pembangunan yang dilakukan kedepannya tidak merusak lingkungan.

 

"Akan tetapi tetap berbasis pemberdayaan masyarakat asli,"ungkapnya.

 

Billy Mambrasar mengaku sangat aktif mendorong ekonomi hijau, jauh sebelum penunjukkannya sebagai Staf Khusus Presiden RI, yaitu saat bersama dengan Yayasan Inisiatif Dagang Hijau, dan di topang penuh oleh Kementerian Kordinator Maritim dan Investasi tahun 2019 lalu.

 

Putra asli Papua ini mendorong konsep Investasi  Hijau di Papua (Green Investment Blueprint in Papua) dengan menjadi salah satu konsultannya.

 

“Papua masih tertinggal pembangunannya, dan saya harap, kita bisa segera mengejar ketertinggalan tersebut. Akan tetapi selalu saya tekankan, pembangunan tersebut harus selalu mengutamakan orang asli Papua sebagai penggeraknya, itu harus," kata Billy Mambrasar dengan semangat.

 

Aspirasi dan program-program kerja tersebut diberikan dan telah diterima dengan baik oleh Menteri Bappenas, dengan perencanaan untuk tindak lanjut.

 

Billy Mambrasar berkomitmen untuk mendorong implementasinya, serta terus mengawasi prosesnya lebih lanjut.

 

"Saya inginkan kemajuan yang sama di Papua, seperti daerah lainnya di Indonesia," kata Billy.  (Antara)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar