BP Jamsostek Mimika Berikan Santunan Kematian Kepada Istri Tukang Pikul Kayu

Bagikan Bagikan
Pemberian santunan kematian (Foto:SAPA/Kristin)

SAPA (TIMIKA) - Memperingati hari pelanggan nasional yang jatuh pada hari ini, Jumat (4/9/2020), BP Jamsostek Mimika memberikan santunan kematian kepada Almarhum Marselinus Marsel yang diterima langsung oleh Dominika sebagai istri almarhum Marselinus sebesar Rp 42 juta.

"Dalam hari pelanggan ini, kita meningkatkan perhatian kepada peserta dengan memberikan layanan terbaik salah satunya kita melakukan pick up service kepada salah satu penerima jaminan kematian dari BP Jamsostek," kata Kepala BP Jamsostek Mimika, Verry K Boekan, Jumat (4/9/2020).

Dijelaskan Almarhum Marselinus Marsel merupakan seorang pekerja yang masuk dalam kategori pekerja bukan penerima upah sektor informal.

"Jadi suaminya (Dominika, Red) yang meninggal adalah berprofesi sebagai tukang pikul kayu, beliau juga biasa ojek.  Meninggalnya pada bulan Maret dan bukan karena kecelakaan kerja tapi karena sakit," jelas Verry.

Ia mengatakan Marselinus sudah terdaftar di BP Jamsostek sejak tahun 2018 kemudian sempat tidak melanjutkan iuran. Pada bulan November tahun 2019, iurannya kembali dilanjutkan melalui program desa sadar.

Dalam pelaksanaan hari pelanggan nasional dilaksanakan dengan sederhana karena situasi pandemi Covid - 19 dimana harus memperhatikan protokol kesehatan.

Pada momen tersebut, Verry menyampaikan sejak Januari 2020 sampai dengan 4 September 2020 BP Jamsostek cabang Mimika sudah membayarkan jumlah santunan sebesar Rp 92.590.313.109,56 yang terdiri dari pembayaran untuk jaminan kematian, jaminan hari tua, jaminan pensiun dan jaminan kecelakaan kerja.

Dijelaskan untuk jaminan hari tua dibayarkan beberapa kondisi, yang biasanya karena sudah berusia 56 tahun, karena berhenti bekerja, dan karena di PHK.

Untuk pembayaran jaminan hari tua, pada tahun 2020 ini mengalami lonjakan dua kali lipat. Hal ini disebabkan oleh pandemi Covid - 19.

"Jadi Jamsostek ini bermanfaat buat tenaga kerja ketika ada pandemi seperti ini minimal ada jaring pengaman dengan ikut BPJS ketenagakerjaan setelah di PHK dia tidak terlalu khawatir untuk melanjutkan hidupnya karena dia bisa ambil jaminan hari tua," ujarnya.

Saat pandemi Covid 19 ini juga BP Jamsostek melakukan inovasi dalam pelayanan yakni layanan tanpa kontak fisik (Lapak Asik).

"Jadi layanan yang kami lakukan biasanya peserta datang kami jemput di depan, kami lakukan partisi, kemudian semua pembayarannya dan berkas-berkasnya di verifikasi secara online," ujarnya. (Kristin)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar