Bupati Omaleng Diminta Jawab Permintaan Warga Banti Untuk Pulang Kampung

Bagikan Bagikan
Agus Anggaibak (Foto:SAPA/Acik)


SAPA (TIMIKA) – Pemkab Mimika, dalam hal ini Bupati Eltinus Omaleng,SE.MH diminta agar menjawab permintaan warga Waa Banti, Aroanop dan Kimbeli untuk dipulangkan ke kampung masing-masing setelah sekian lama berada di Timika sejak dievakuasi pada bulan Maret lalu.

Tokoh masyarakat Amungme, Agus Anggaibak menilai bahwa permintaan warga Banti untuk dipulangkan merupakan sesuatu yang wajar lantaran kampung mereka adalah tanah leluhur yang telah disediakan Allah untuk mereka hidup. Meski ada kelompok yang mengganggu stabilitas keamanan mereka, akan tetapi telah ada aparat keamanan yaitu Polisi dan TNI yang menjaga dan mengatasi hal itu, sehingga warga setempat tidak harus dievaluasi dalam waktu yang begitu lama meninggalkan kampungnya.

“Saya pikir masyarakat tuntut pulang kampung itu benar, karena itu tempat yang sudah Tuhan Allah tempatkan mereka sejak dahulu. Jadi Pemkab dan DPRD harus dengar permintaan warga itu. Kan ada aparat keamanan yang menjaga mereka di sana,” kata Agus di kantor DPRD, Senin (21/9/2020).

Selain Pemkab, DPRD Mimika juga harus mengambil bagian dalam menjawab apa yang warga Banti minta. Warga tidak meminta apa-apa, tetapi hanya ingin difasilitasi untuk bisa kembali ke kampungnya masing-masing.

Menurut dia, jawaban atas keluhan warga lokal tersebut harus ada, agar tidak menimbulkan kecurigaan bahwa hal ini sengaja dibiarkan lantaran adanya kepentingan politik ataupun kepentingan PT Freeport di balik itu.

“Tidak boleh dikosongkan tempat itu hanya karena kepentingan politik atau kepentingan PTFI. PTFI tidak boleh lagi beroperasi sampai ke tempat itu. Saya sebagai tokoh Amungme sangat setuju dengan tuntutan tiga kepala kampung, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, perempuan dan agama yang beberapa hari lalu berbicara di mile 32. Warga harus pulang karena itu tempat lahir dan tanah leluhur mereka,” katanya. (Acik)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar