Di Masa Pandemi Covid-19, Bulog Mimika Tetap Menjaga Ketersediaan Beras

Bagikan Bagikan
Kepala Kantor Seksi Logistik (Kansilog) Timika, Ariek Estyanto (Foto:SAPA/Kristin)


SAPA (TIMIKA) - Meski dalam masa pandemi covid-19 yang angkanya semakin mengkhawatirkan, namun pihak Bulog Mimika tetap menjaga ketersediaan beras.

Bulog Mimika menyuplai beras ke dua kabupaten yakni Kabupaten Mimika dan Puncak, yang selama ini dapat dipenuhi dengan aman setiap bulannya, dan selalu memastikan penyaluran beras jatah Aparatur Sipil Negara (ASN), ke wilayah yang sulit dijangkau seperti Kabupaten Puncak, serta wilayah pegunungan dan pesisir Mimika.

Dijelaskan saat ini stok beras Bulog masih tersedia kurang lebih 2.000 ton. Jumlah ini masih cukup untuk empat bulan ke depan.

"Ketersediaan beras aman. Untuk persediaan sampe 4 bulan ke depan," jelas Kepala Kantor Seksi Logistik (Kansilog) Timika, Ariek Estyanto kepada Salam Papua, Rabu (30/9/2020).

Setiap bulan beras yang disalurkan Bulog sekitar 400 ton, dimana 350 ton untuk Kabupaten Mimika dan 50 ton untuk Kabupaten Puncak. Beras yang disalurkan berasal dari Merauke.

"Ketersediaan stok harus selalu dipastikan aman pada situasi Pandemi ini. Karena untuk melayani penyaluran jatah ASN dan permintaan dari masyarakat umum," katanya.

Stok beras yang ada pun merupakan beras yang aman untuk dikonsumsi dan harganya pun sangat terjangkau, yakni Rp 8.900 per Kilogram.

"Beras kami dengan kualitas medium dan bagus, dan alhamdulillah tidak ada komplain dari masyarakat. Kita kan juga pasarkan di RPK-RPK yang ada,” tuturnya. (Kristin)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar