Di Wania, Berdagang di Atas Drainase Jalan Diberi Peringatan Disusul Pembongkaran Paksa

Bagikan Bagikan
Richard Wakum (Foto:SAPA/Acik)


SAPA (TIMIKA) – Kepala Distrik Wania, Richard Wakum mengaku telah memberikan surat peringatan kepada seluruh masyarakat pedagang ataupun pemilik bangunan usaha yang dibangun di atas drainase jalan.

Surat peringatan ini merupakan teguran pertama dan akan dilanjutkan dengan pembongkaran paksa. Sebab jika tiap tempat usaha dibangun di atas drainase maka otomatis parkiran kendaraan akan menggunakan badan jalan dan menimbulkan kemacetan yang mengganggu lalu lintas.

“Saya sudah berikan peringatan kepada setiap pemilik tempat usaha yang bangunannya di atas drainase. Kalau peringatan sudah disampaikan, berarti ke depannya akan ditindak tegas dengan pembongkaran paksa,” ungkapnya di kantor Distrik Wania, Senin (14/9/2020).

Menurut dia, sebagai daerah dengan curah hujan tinggi serta rawan luapan dan banjir maka banyaknya bangunan di atas drainase jalan akan menambah meluapnya air lantaran sampah yang dibuang ke drainase. Dengan demikian, masyarakat harus sadar dan mau membantu upaya pemerintah dalam menata kota Timika agar bisa terlihat bersih, rapi dan bebas banjir.

Hal ini sekaligus mendukung upaya Disperindag yang akan merelokasi pedagang yang berjualan di pinggiran perempatan SP4 dan memanfaatkan pasar-pasar yang telah dibangun di tempat yang telah ditentukan.

“Saya dengan Pokja saya dan Disperindag sudah komitmen untuk menata Timika, sehingga kita butuh pengertian dari masyarakat,” tuturnya. (Acik)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar