Hati-Hati! Banyak Barang Kedaluwarsa Beredar di Mimika

Bagikan Bagikan
Kadisperindag Mimika, Michael R. Go Marani (Foto:SAPA/Acik)

SAPA (TIMIKA) – Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Mimika, Michael R. Go Marani mengaku telah menyita banyak barang kedaluwarsa dari sejumlah pedagang di Mimika.

Pasalnya pada tanggal 6 September 2020 tim Bidang Perdagangan Disperindag Mimika melakukan pengawasan di seputaran jalan Bogenville dan ditemukan banyak pedagang yang menjual barang kedaluwarsa kepada masyarakat.

“Tim sudah melakukan penyegelan dan membawa barang buktinya ke Kantor Disperindag. Para Pedagang juga telah dipanggil ke kantor dan dinasehati supaya tidak lagi menjual barang kedaluwarsa yang tentunya merugikan masyarakat selaku konsumen,” ungkap Michael di Pasar Sentral, Senin (7/9/2020).

Bahkan, di antara banyak barang berupa makanan dan minuman yang disita, terdapat yang masa berlakunya telah berakhir sejak tahun 2018.

Karena itu diberitahukan kepada masyarakat agar berhati-hati dalam membeli barang-barang yang dijual oleh para pedagang, baik di Mall, kios ataupun pedagang kaki lima. Beredarnya bahan konsumsi kedaluwarsa ini tentunya sangat membahayakan masyarakat.

Pedagang yang kedapatan menjual barang kedaluwarsa tersebut telah diberikan peringatan keras secara lisan dan jika terulang lagi maka akan diserahkan ke pihak penegak hukum sesuai undang-undang perdagangan.

“Masyarakat harus jeli melihat tanggal dan tahun berlaku setiap jenis barang yang dibeli. Berdasarkan pengakuan seorang ibu pedagang bahwa dia membeli di toko yang murah karena mendekati masa kedaluwarsa makanya diapun jual kembali ke masyarakat dengan harga murah,” katanya.

Selain sembako import, juga perlu diwaspadai semua jenis olahan lokal seperti minuman dan makanan yang tanpa izin resmi dari pemerintah melalui Loka POM. Sebab, semua industri kreatif, baik olahan sarang semut, buah merah dan racikan ramuan lainnya harus melalui izin Loka POM serta lolos uji kesehatan, sehingga memiliki kode industri Rumah Tangga.

“Kami akan gencar mengawasi semua jenis barang konsumsi, baik yang didatangkan dari luar ataupun yang produksi lokal. Semua itu harus ada izin dari Loka POM,” ujarnya. (Acik)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar