Hati-Hati! Beredar Surat Palsu Panggilan Seleksi Rekruitmen Karyawan PT Freeport Indonesia

Bagikan Bagikan


SAPA (TIMIKA) – Dalam masa pandemi covid-19 saat ini, banyak orang berharap mendapatkan pekerjaan. Tapi perlu selalu memiliki kewaspadaan, ketelitian dan jangan cepat percaya terhadap berbagai informasi yang beredar, termasuk melalui surat atau pesan-pesan singkat yang masuk ke email atau nomor handphone. Seperti halnya, beredar surat palsu dengan kepala surat disertai logo PT. Freeport Indonesia (PTFI) perihal panggilan seleksi rekruitmen karyawan.

Surat yang dialamatkan dan dikirim melalui email peserta tes seleksi calon karyawan PTFI yang namanya tercantum pada lampiran surat itu, pada paragraf pertamanya bertuliskan “berdasarkan hasil evaluasi tim seleksi terhadap lamaran kerja saudara yang kami terima, dengan ini kami sampaikan bahwa berkas lamaran saudara memenuhi persyaratan yang ditetapkan. Sehingga saudara dapat mengikuti tes seleksi calon karyawan.”

Dari pantauan Salam Papua atas surat yang dimaksud yang dikirimkan oleh salah satu peserta yang tercantum di surat tersebut, ditemukan beberapa hal yang janggal. Salah satunya, surat tersebut ditandatangani oleh Maroef Sjamsoeddin sebagai President Director (Presdir) of PTFI, dengan tanggal surat 8 September 2020. Padahal diketahui bahwa Maroef Sjamsoeddin sudah mengundurkan diri sebagai Presdir PTFI sejak awal tahun 2016 lalu, dan saat ini Presdir PTFI dijabat oleh Clayton Allen Wenas atau biasa dikenal dengan sebutan Tony Wenas.

Ketika diminta klarifikasi melalui pesan Whatsapp oleh Salam Papua terkait surat tersebut, Corporate Communication PTFI, Kerry Yarangga mengatakan bahwa PT Freeport Indonesia tidak pernah mengeluarkan surat tersebut.

Dia juga menegaskan, segala bentuk informasi terkait PTFI, salah satunya tentang rekruitmen karyawan, hanya disampaikan melalui website resmi PTFI.

“PTFI tidak pernah mengeluarkan surat yang dimaksud. Seluruh informasi berkaitan dengan HRD PTFI dapat dilihat pada website resmi PTFI,” ungkap Kerry. (Red)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar