Januari 2020 Hingga Kini, BNN Mimika Sudah Tangani 10 Pasien Rehabilitasi Pecandu Narkoba

Bagikan Bagikan
Kepala BNN Mimika, Kompol Mursaling (Foto:SAPA/Kristin)


SAPA (TIMIKA) - Terhitung sejak bulan Januari 2020 hingga saat ini Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Mimika sudah menangani 10 pasien rehabilitasi akibat kecanduan narkoba.

"Sejak awal 2020, ada yang direhab atas laporan dari orang tua karena anaknya terjebak penyalahgunaan narkotika dimana pemakaiannya ada yang sudah 1 tahun dan ada yang baru tiga bulan," jelas Kepala BNN Mimika, Kompol Mursaling kepada Salam Papua, Senin (7/9/2020).

Ia menjelaskan 10 orang tersebut direhabilitasi di BNN Kabupaten Mimika dengan sistem rawat jalan.

"Jadi sistemnya itu sebanyak 8 kali pengobatan, satu minggu sekali," ujarnya.

Sementara itu untuk jumlah kasus, BNN sedang menangani tiga kasus yang berhubungan dengan narkotika. Yang terdiri dari jenis sabu-sabu dua kasus dan satu kasus adalah tembakau sintetis atau ganja sintetis.

"Untuk ganja sintesis sudah masuk Timika sejak awal tahun 2020, kemudian kita melakukan penangkapan," katanya.

Dirinya menjelaskan modus operandinya dipesan menggunakan media online instagram dari Jakarta kemudian dikirim melalui salah satu jasa pengiriman barang di Mimika.

"Dari tiga kasus tersebut, tersangka yang diamankan ada tiga orang semua laki-laki, satu orang usianya di bawah umur dan masih pelajar di salah satu sekolah di Mimika," tuturnya.

Bahkan kata Mursaling, yang usia di bawah umurlah yang memesan ganja sintesis dimana menurut pengakuan tersangka, ia sudah tiga kali memesan ganja itu dari Jakarta ke Timika.

"Dia beli dengan harga Rp 1 juta per 1 kantong. Isinya ada 100 gram, kemudian dia jual kepada teman-temannya dalam satu bungkus Rp 250 ribu," tuturnya. (Kristin)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar