Kasus Positif Covid-19 Terus Meningkat, Pemkab Mimika Dilema

Bagikan Bagikan


SAPA (TIMIKA) -  Kasus positif Covid-19 kembali meningkat, data kasus per malam ini, Jumat (11/9/2020), dilaporkan ada penambahan 21 kasus baru, dengan demikian kumulatif kasus positifnya berjumlah 957 dan Kasus Aktif  bertambah menjadi 192, sedangkan total yang sembuh 758 org.

Wakil Bupati, Johannes Rettob,S.Sos,MM mengatakan, Pemerintah Kabupaten Mimika tentunya harus bijak dalam mengambil atau membuat keputusan. Di tengah pandemi covid-19 saat ini semua orang diminta untuk tetap hidup berdampingan dengan virus agar roda ekonomi tetap berjalan, namun di sisi lain masyarakat Mimika mulai mengabaikan protokol kesehatan, sehingga kasus terus meningkat.

"Kalau kita tidak hati- hati, saya tidak tahu apa yang terjadi. Saat ini kita dilema, apakah kita harus pikirkan kesehatan atau kita pikirkan ekonomi tetap berjalan. Saat ini angka produksi kasus covid-19 terus meningkat, sudah 1: 3, ini bahaya. Kita bisa saja kembali ke masa dimana kasus meningkat pada awal-awal penyebaran kasus. Apakah kita akan kembali ke masa awal, belajar dari rumah dan bekerja dari rumah lagi? Apakah kita harus tutup lagi penerbangan? Apakah kita harus batasi jam kerja lagi? Tentunya kita tidak mau hal itu terjadi, oleh karenanya masyarakat harus mematuhi protokol kesehatan," ungkap Wabup John kepada awak media.

Wabup Jhon yang ditemui di Gedung DPRD Kabupaten Mimika itu juga mengungkapkan, selain penambahan kasus, pasien yang meninggal juga bertambah, dan kemungkinan besar akan bertambah.

"Padahal kita sudah pertahankan, kasus boleh meningkat, tapi tidak kasus yang meninggal, dan fakta hari ini bertambah pasien yang meninggal akibat covid-19," ujarnya.

Wabup menilai sebagian besar masyarakat Mimika mulai mengabaikan protokol kesehatan,  dimana masyarakat sering mengadakan pesta dengan mengundang banyak orang, bahkan di situ protokol kesehatan tidak diterapkan.

"Saya imbau kepada masyarakat, ikuti protokol kesehatan. Yang mengadakan acara atau pesta dalam situasi saat ini harus dibatasi, " imbaunya. (Jefri Manehat)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar