Kontraktor dan Dinas PU Mimika Diminta Klarifikasi Soal Pelebaran Jalan C Heatubun yang Tanpa Sosialiasi Kepada Warga

Bagikan Bagikan
Kondisi pelebaran jalan C Heatubun Mimika (Foto:SAPA/Acik)


SAPA (TIMIKA) – Ketua Fraksi Mimika Bangkit, Drs. Leonardus Kocu menyayangkan kegiatan fisik pelebaran jalan C Heatubun yang tidak melalui sosialisasi sebelumnya untuk menghitung ganti rugi bangunan milik warga yang terkena dampak pelebaran jalan.

Leonardus yang juga sebagai anggota Komisi C DPRD Mimika ini mengaku bahwa sebelum  pelebaran jalan, seharusnya Dinas PU bersama Dinas Pertanahan Kabupaten Mimika didampingi pihak Lurah bisa mensosialisasikan kepada warga termasuk prosedur mengganti rugi bangunan atau lahan milik warga sekitar. Sebab, pelebaran jalan yang tidak sesuai rencana akan mengakibatkan kerugian bagi warga yang berada di pinggir jalan.

"Akibat pelebaran jalan itu pasti rumah warga yang berada di pinggir jalan akan dibongkar, dan menurut warga bahwa tidak ada sosialisasi sebelumya seakan-akan dikejar waktu," jelasnya, Selasa (8/9/2020).

Persoalan ganti rugi terus terjadi dari tahun ke tahun di Mimika. Padahal berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2012 tentang Pengadaan Tanah Bagi Pembangunan untuk Kepentingan Umum, maka pemerintah harus menganggarkan ganti rugi terlebih dulu baru proses pelebaran jalan dilakukan.

"UU nomor 2 tahun 2012 menyatakan bahwa bila negara pakai tanah untuk kepentingan pembangunan dan lain-lain, setidaknya diatur secara baik bersama masyarakat dengan mengganti rugi, jangan ada kesan buruk seperti di tempat yang lain," jelasnya.

Untuk itu, pihak dewan meminta klarifikasi dari kontraktor yang menangani pekerjaan fisik dan juga pihak PU terkait pelebaran jalan tersebut, yang mana belum ada sosialisasi sebelumnya kepada warga namun pekerjaan sudah dilaksanakan.

"Harus ada klarifikasi dari kontraktor terkait informasi warga. Kenapa proyek itu dialihkan ke tempat lain, apakah proyek ini menjadi target prioritas tahun ini atau tidak, apakah tidak bisa ditunda?" ungkapnya. (Acik)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar