Kualitas Pembangunan Jalan di Mimika Rendah, Dinas PUPR Harus Serius Mengawas

Bagikan Bagikan
Pembangunan jalan di Mimika (Foto:SAPA/Acik)


SAPA (TIMIKA) - Ketua Fraksi Mimika Bangkit, Drs. Leonardus Kocu menilai bahwa kualitas pembangunan jalan khusus yang menggunakan APBN di Mimika sangat jauh dari yang diharapkan.

Hal ini lantaran banyak titik jalan yang telah rusak meski pembangunannya belum setahun. Masyarakat awampun bisa melihat bahwa ada jalan yang dibangun, tetapi tanpa drainase, sehingga ketika hujan turun maka banjirpun terjadi dan merusak badan jalan. Padahal di satu sisi Visi Misi Pemkab Mimika adalah tersedianya infrastruktur yang baik, selain itu Mimika sedang mempersiapkan diri sebagai tuan rumah pelaksanaan beberapa cabang olahraga PON ke XX tahun 2021.

“Secara kuantitas bisa dilihat  banyak jalan yang telah dibangun, tapi dari sisi kualitas sangat tidak memenuhi harapan," ungkap Leonardus, Rabu (2/9/2020).

Karena itu, Dinas PUPR diharapkan harus benar-benar jalankan peran pengawasan guna menjamin kualitas pekerjaan khusus di bidang infrastruktur jalan raya.

"Dinas teknis tidak boleh hanya kejar target banyaknya jumlah kegiatan, tapi peran pengawasannya harus betul-betul dilaksanakan,"  jelasnya.

Masyarakat Mimika saat ini merupakan masyarakat yang cerdas melihat bagaimana output kinerja Pemkab. Dengan demikian, menjadi suatu hal yang lucu jika masyarakat mempersoalkan kualitas pengaspalan jalan yang dilakukan pada pagi hari, tapi telah rusak di saat malam harinya.

"Kalau kualitas pembangunannya sudah tidak bagus, maka saat banjir akan semakin parah rusaknya,” ujarnya.

Lebih lanjut ia mengatakan jika kualitas pembangunan seperti itu, maka masyarakatpun akan terus menjerit lantaran dinas terkait menjalankan kerja dengan sistem "Asal Bapak Senang".

"Untuk kemajuan pembangunan, semua dinas teknis harus memberikan telaan-telaan yang baik kepada Pemerintah dalam hal ini Bupati sebagai penanggungjawab penyelenggaraan pemerintahan," katanya. (Acik)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar