Lantas Polres Mimika Kembali Aktifkan Pos Penjagaan di Tiga Titik

Bagikan Bagikan
Kasatlantas Polres Mimika, Iptu Devrizal saat berfoto di salah satu Pos Penjagaan (Foto:SAPA/Kristin)


SAPA (TIMIKA) - Untuk mengontrol Lalu Lintas yang ada di Mimika dan meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat, pihak Lantas Polres Mimika kembali aktifkan pos penjagaan di tiga titik ruas jalan protokol.

Adapun pos-pos penjagaan yang akan diaktifkan dalam beberapa minggu ke depan yakni di Pertigaan Yos Sudarso-Cenderawasih, Pertigaan Jalan Cenderawasih-Budi Utomo, dan Bundaran Sp 2-Sp 5.

"Ada beberapa pos yang akan kami aktifkan kembali namun untuk pengaktifan pos ini kita bertahap, masih banyak yang harus kita perbaiki dan renovasi untuk kita tempatkan personil," kata Kasatlantas Polres Mimika, Iptu Devrizal kepada Salam Papua, Kamis (24/9/2020).

Ia mengatakan sebelum menempatkan personil, pihaknya perlu mempersiapkan sarana dan prasarana untuk para personil menjalankan tugas.

"Menjadikan tempat yang nyaman di dalam mengawasi dan memantau arus lalu lintas di ruas-ruas jalan protokol. Demi terciptanya Kamtibcarlantas dan semoga menjadi kesadaran dari masyarakat sendiri bahwa apabila melewati ruas jalan yang sudah kita tempatkan pos-pos penjagaan menjadikan masyarakat itu lebih mawas diri," ujarnya.

Mawas diri bukan berarti harus dengan Polisi menakuti masyarakat, namun memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat dengan adanya pos penjagaan pemantauan lalu lintas.

Devrizal menjelaskan sesuai dengan petunjuk Kapolres Mimika, untuk pos-pos tersebut akan diusahakan aktif dalam minggu ini, dan paling lambat minggu depan.

Sembari pihak Lantas kini mulai memperbaiki pos lama di pertigaan Yos Sudarso-Cenderawasih yang sejak tahun 2013 tidak aktif.

"Insya Allah dalam program 100 hari Kasat Lantas, kini para tukang sudah mulai bekerja untuk memperbaiki pos-pos untuk kita tempatkan personil sehingga memberikan rasa aman," katanya.

Menurut dia, hal ini juga dilakukan karena dituntut adanya program nawacita dari Presiden RI yaitu menghadirkan kembali negara di tengah-tengah masyarakat untuk memberikan rasa aman.

"Rencananya kita akan tempatkan di satu pos ada tiga personil, dari unit Turjawali dengan unit tilangnya. Dan rencana setiap hari akan dijaga selama 12 jam mulai dari 08.00 WIT sampai dengan 20.00 WIT," katanya.

Devrizal berharap dengan adanya pos penjagaan lalu lintas, bisa lebih mudah mengawasi pengguna jalan.

"Harapan kami masyarakat bisa lebih sadar lagi dalam berlalu lintas," tuturnya. (Kristin)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar