Mimika PSDD Lagi, Guru Dilarang ke Rumah Siswa dan Kembali Diminta Bekerja Dari Rumah

Bagikan Bagikan
Suasana sosialisasi oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Mimika (Foto:SAPA/Kristin)

SAPA (TIMIKA) – Pemerintah Kabupaten Mimika kembali menerapkan Pembatasan Sosial Diperluas dan Diperketat (PSDD), dikarenakan meningkatnya angka penderita covid-19. Dalam hal ini, Dinas Pendidikan Kabupaten Mimika pun melarang guru-guru berkunjung ke rumah siswa selama 14 hari ke depan.

Sebelumnya, atas petunjuk Bupati Mimika, Eltinus Omaleng, SE,MH bahwa selama masa covid-19, sistem pembelajaran yang berlaku di Kabupaten Mimika di antaranya melalui Google Classroom, WhatsApp, dan Guru Kunjung.  Tapi mengingat angka penderita Covid-19 semakin tinggi membuat Pemerintah Kabupaten Mimika akhirnya terpaksa kembali melakukan penerapan Pembatasan Sosial Diperluas dan Diperketat (PSDD). Untuk itu, sistem pembelajaran guru kunjung pun ditiadakan.

Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Mimika, Marten Kanna S.Kom.M.Si mengatakan, sesuai dengan arahan dari Kepala Dinas Pendidikan, guru kunjung tidak diperbolehkan. Hal ini mengacu pada penerapan PSDD yang hendak diterapkan di Mimika, dimana saat ini masih menunggu peraturan Bupati Mimika yang masih dikaji oleh pihak-pihak terkait mengenai dasar hukumnya.

"Tidak boleh lagi ada guru kunjung. Guru yang datang ke sekolah pun maksimal 25 persen, yang lain itu bekerja dari rumah," katanya usai  kegiatan sosialisasi terkait penerapan PSDD kepada Kepala-Kepala sekolah, Senin (21/9/2020) di aula SMPN 2 Mimika.

Menurut dia, hal ini merupakan sebuah tantangan baru di dunia pendidikan, namun apapun yang terjadi pendidikan harus tetap berjalan.

"Solusinya, Kepala Sekolah membagi tugas dari sekolah ke orang tua murid. Teknisnya nanti diatur Kepala Sekolah. Intinya tidak boleh berkumpul, yang datang ke sekolah pun harus satu persatu untuk ambil tugas," ujarnya.

Ia pun tak menampik ada beberapa kepala sekolah yang sempat mengeluhkan bahwa jika hanya 25 persen guru yang datang ke sekolah, maka kepala sekolah akan kesulitan mengawasi gurunya, apakah benar-benar mengajar dari rumah.

"Tapi apapun yang terjadi ini keadaannya emergency sesuai arahan, maka kita semua akan bekerja sama untuk menerapkan dan tetap menjalankan pendidikan," ungkapnya.

Dijelaskan nantinya kepala sekolah akan memberikan sosialisasi juga kepada para orang tua siswa agar bisa mengerti situasi yang kini tengah dihadapi di Kabupaten Mimika.

"Kepada orang tua juga ini menjadi tanggung jawab kita bersama sehingga peran orang tua juga menjadi penting," tuturnya. (Kristin)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

1 komentar:

  1. Ayoo.. Kunjungi dan bergabung bersama Dupa88 titik co sarana slot Game online yang memberikan kenyamanan buat para maniac gamers.!! Bonus bonus yang menakjubkan selalu di persiapkan
    untuk teman teman yang ingin bergabung bersama kami, yuks.. jangan buang waktu segera buktikan kalau Dupa88 titik co paling best ya guys...Slot games

    BalasHapus